Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Toyota Rajai Pasar Mobil Indonesia 2025, BYD Tembus Enam Besar
SHARE:

Technologue.id — Pasar mobil baru di Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan dinamika yang cukup menantang di tengah kondisi ekonomi global. Meskipun mengalami tekanan yang cukup berat, industri otomotif nasional tetap mampu melampaui target penjualan revisi. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menjadi acuan utama dalam melihat performa sektor ini.

Total pasar otomotif nasional tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya. Namun, persaingan antar merek kendaraan justru terlihat semakin ketat dan kompetitif di berbagai segmen. Pergeseran preferensi konsumen juga mulai terlihat jelas dari data penjualan yang dirilis baru-baru ini.

Dominasi Penjualan Retail Toyota

Dari sisi penjualan retail atau distribusi diler ke konsumen, Toyota masih kokoh berada di puncak pasar otomotif nasional. Pabrikan asal Jepang ini mencatatkan total penjualan mencapai 258.923 unit sepanjang tahun 2025. Angka tersebut menempatkan Toyota jauh memimpin di atas pesaing terdekatnya dalam daftar penjualan.

Daihatsu menyusul di posisi kedua dengan mencatatkan angka penjualan retail sebesar 137.835 unit selama periode yang sama. Selisih angka yang cukup lebar ini menegaskan dominasi Toyota yang belum tergoyahkan di Tanah Air. Posisi berikutnya ditempati oleh Honda dengan raihan penjualan sebanyak 71.233 unit.

Mitsubishi Motors menempel ketat di posisi keempat dengan total penjualan retail sebanyak 70.338 unit sepanjang tahun lalu. Suzuki kemudian menutup daftar lima besar merek terlaris dengan angka penjualan mencapai 64.838 unit. Kelima merek ini terbukti masih mendominasi pasar kendaraan penumpang secara nasional.

Kejutan dari Segmen Kendaraan Listrik

Performa yang paling menarik perhatian datang dari produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, yang membuat kejutan besar. BYD berhasil menembus posisi enam besar penjualan retail dengan total distribusi 44.342 unit. Capaian ini mencerminkan adanya peningkatan signifikan dalam penerimaan Pasar EV di Indonesia.

Masuknya BYD ke jajaran papan atas menandai pergeseran preferensi konsumen yang mulai melirik opsi elektrifikasi. Hal ini mengubah peta persaingan yang selama ini didominasi oleh kendaraan bermesin pembakaran internal konvensional. Tren ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan infrastruktur pendukung.

Di segmen kendaraan niaga, pemain lama seperti Mitsubishi Fuso dan Isuzu tetap menunjukkan konsistensi performa mereka. Mitsubishi Fuso mencatatkan penjualan retail sebanyak 25.613 unit, sementara Isuzu menyusul tipis dengan 25.295 unit. Ketangguhan di sektor komersial ini membuktikan loyalitas konsumen terhadap merek-merek tersebut.

Melengkapi daftar sepuluh besar penjualan retail 2025, Wuling dan Hino mencatatkan angka yang cukup stabil. Wuling berhasil menjual 20.607 unit kendaraan, sedangkan Hino mengikuti dengan raihan 20.517 unit. Kehadiran Wuling di sepuluh besar juga memperkuat posisi merek Tiongkok di pasar domestik.

Peta Persaingan Wholesales

Beralih ke sisi wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler, Toyota kembali memimpin pasar dengan angka dominan. Total wholesales Toyota tercatat mencapai 250.431 unit sepanjang tahun 2025, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar. Daihatsu menyusul di peringkat kedua dengan distribusi sebanyak 130.677 unit ke jaringan diler mereka.

Mitsubishi Motors menempati peringkat ketiga dalam kategori wholesales dengan total pengiriman 71.781 unit. Posisi ini diikuti oleh Suzuki yang mencatatkan angka distribusi sebanyak 66.345 unit sepanjang tahun. Honda melengkapi lima besar wholesales dengan total pengiriman mencapai 56.500 unit.

Kelima merek tersebut masih menjadi tulang punggung utama distribusi kendaraan nasional untuk memenuhi permintaan pasar. Namun, BYD kembali mencatat performa kuat di sisi wholesales dengan distribusi mencapai 46.711 unit. Angka ini mempertegas posisi BYD sebagai salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat.

Daya Saing Merek Non-Jepang

Di segmen kendaraan niaga wholesales, Mitsubishi Fuso dan Isuzu tetap bertahan di jajaran sepuluh besar. Namun, hal menarik terlihat dari pergerakan merek non-Jepang lainnya yang mulai merangsek naik. Chery dan Hyundai berhasil masuk ke dalam daftar sepuluh besar wholesales 2025.

Chery mencatatkan distribusi sebanyak 19.391 unit, sementara Hyundai menyusul dengan angka 19.007 unit. Keberhasilan ini menunjukkan meningkatnya daya saing merek non-Jepang di tengah dominasi pemain lama. Hal ini sejalan dengan tren global di mana merek baru mencetak Rekor Penjualan impresif.

Secara keseluruhan, penjualan retail mobil di Indonesia pada tahun 2025 mencapai angka 833.692 unit. Sementara itu, total wholesales tercatat berada di angka 803.687 unit sepanjang tahun tersebut. Capaian ini berhasil melampaui target revisi Gaikindo yang dipatok sebesar 780 ribu unit.

Evaluasi Pasar dan Tantangan Ekonomi

Meskipun melampaui target, pasar otomotif nasional sejatinya masih mengalami kontraksi jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, Gaikindo mencatat penjualan retail mencapai 889.680 unit dan wholesales sebesar 865.723 unit. Penurunan ini menjadi sinyal adanya perlambatan daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menyebut penurunan ini mencerminkan melemahnya permintaan kendaraan baru sepanjang 2025. Meski demikian, ia menilai keseimbangan antara distribusi dan penyerapan pasar masih berada dalam batas wajar. Stabilitas pasar tetap terjaga meskipun volume penjualan tidak setinggi tahun sebelumnya.

Data Gaikindo 2025 menunjukkan bahwa meskipun pasar tengah lesu, persaingan merek justru semakin kompetitif. Kehadiran merek-merek Tiongkok dan kendaraan listrik mulai menggeser peta industri otomotif Indonesia secara perlahan. Pelaku industri pun berharap adanya kebijakan strategis seperti Insentif EV lanjutan.

SHARE:

Apple Resmi Salip Samsung, iPhone 17 Jadi Raja Smartphone Global

Honda Resmi Rilis Logo H Terbaru Khusus Mobil Listrik