Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Tekanan Tim di Presidents Cup Lebih Besar dari Major, Kata Bezuidenhout
SHARE:

Jakarta, Technologue.id — Pemain golf asal Afrika Selatan, Christiaan Bezuidenhout, menilai tekanan bermain di ajang tim seperti Presidents Cup justru lebih besar dibandingkan tekanan di turnamen major. Pernyataan itu ia sampaikan dalam episode podcast Subpar pekan ini, seperti dikutip dari laporan GOLF.com.

Bezuidenhout, yang kini berusia 32 tahun, menjadi tamu dalam podcast tersebut. Sebagian besar pembicaraan berfokus pada Presidents Cup yang akan digelar pekan depan di Medinah, di luar Chicago.

“Ya, itu sangat berbeda,” ujar Bezuidenhout. Ia mengaku bermain untuk 11 pemain lain, untuk shield, untuk kapten, dan para wakil kapten membuat tekanan terasa lebih besar dibandingkan major.

Menurutnya, keinginan menyumbang poin, memenangi pertandingan, dan tampil baik menambah beban tersendiri. Semua itu, kata dia, memberi tekanan ekstra yang tidak selalu muncul di turnamen individu.

Bezuidenhout menegaskan tekanan di major tetap ada, tetapi sifatnya berbeda. Semua tanggung jawab berada di pundak sendiri, sehingga jika gagal ia bisa langsung berbenah di driving range atau pekan berikutnya.

“Aku merasa major punya tekanan, tapi semuanya ada pada dirimu sendiri,” lanjutnya. Jika tidak bermain baik, ia bisa menyelesaikannya sendiri dan melanjutkan perjalanan tanpa membebani orang lain.

Sebaliknya, di Presidents Cup, ia mengaku sangat ingin menempatkan poin di papan skor untuk timnya. Hal itu membuat setiap pukulan terasa lebih berarti dan menuntut konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.

Sepanjang kariernya, Bezuidenhout telah tampil di 21 kejuaraan major. Pencapaian terbaiknya adalah finis T12 pada U.S. Open 2025, yang menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan profesionalnya.

Saat ini ia bersiap untuk penampilan ketiga berturut-turut di Presidents Cup. Dalam dua penampilan sebelumnya, ia mencatat rekor 3-1-1, meski kedua edisi tersebut berakhir dengan kekalahan tim.

Presidents Cup edisi kali ini dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 September di Medinah. Tim Internasional yang ia bela akan berusaha meraih kemenangan pertama sejak 1998.

Rekor tersebut menunjukkan betapa sulitnya Tim Internasional menaklukkan tim Amerika Serikat. Tekanan untuk memutus catatan buruk itu pun menjadi beban tambahan bagi para pemain.

Bagi Bezuidenhout, pengalaman bermain di major dan ajang tim memberi pelajaran berbeda. Ia menyebut keduanya sama-sama menuntut mental kuat, namun dengan sumber tekanan yang tidak sama.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga fokus saat bermain untuk tim. Kesalahan kecil bisa berdampak langsung pada hasil kolektif, bukan hanya pada dirinya sendiri.

Pernyataan Bezuidenhout ini menambah warna jelang bergulirnya Presidents Cup. Para penggemar golf bisa menyimak seluruh episode Subpar melalui tautan yang tersedia atau menontonnya di YouTube.

Pembahasan soal tekanan di ajang tim maupun major sendiri menjadi topik menarik bagi pegolf amatir. Latihan mental dan persiapan matang menjadi kunci, sejalan dengan tips latihan golf yang kerap dibahas para pelatih top.

Dengan pengalaman 21 major dan dua Presidents Cup, Bezuidenhout punya sampel cukup untuk menilai perbedaan tekanan tersebut. Kini tinggal dibuktikan apakah ia mampu mengubah tekanan itu menjadi poin bagi Tim Internasional di Medinah.

Does the Presidents Cup need to change its points structure? | Subpar

Industri golf global sendiri terus bergerak dinamis, termasuk kehadiran merek-merek baru yang mewarnai pasar, seperti yang dibahas dalam artikel McLaren Golf.

Bagi pegolf yang ingin meningkatkan performa, menyusun target yang realistis juga tak kalah penting. Panduan target golf 2026 bisa menjadi acuan agar progres lebih terukur.

Kisah Bezuidenhout menunjukkan bahwa tekanan adalah bagian tak terpisahkan dari golf kompetitif. Baik di major maupun ajang tim, kemampuan mengelola ekspektasi tetap menjadi faktor penentu hasil akhir.

SHARE:

Fungsi USB-C iPhone: Bukan Sekadar Isi Daya, Ini 12 Kegunaan Lainnya

AI Agent Meta Muse dan Instinct Kini Bisa Telepon Restoran hingga Dokter