Jakarta, Technologue.id — Port USB-C di iPhone ternyata memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar mengisi baterai. Sejak Apple mengadopsi USB-C pada iPhone 15 dan model setelahnya, pengguna bisa menghubungkan berbagai perangkat eksternal untuk mendukung produktivitas hingga hiburan.
Port yang sama bahkan dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat lain, memasang kamera endoskopi, menghubungkan iPhone ke mobil, hingga menyalakan kipas mini. Berikut sejumlah fungsi USB-C iPhone yang bisa dimanfaatkan dalam penggunaan sehari-hari.
Mengisi Daya Perangkat LainUSB-C pada iPhone dapat digunakan untuk memberikan daya ke perangkat lain dengan output hingga 4,5W. Pengguna dapat menghubungkan kabel USB-C dari iPhone ke perangkat seperti AirPods, Apple Watch, atau bahkan ponsel Android yang kompatibel.
Caranya cukup sederhana: sambungkan kabel USB-C ke iPhone, kemudian hubungkan ujung lainnya ke perangkat yang ingin diisi dayanya. Fitur ini berguna ketika perangkat lain kehabisan baterai saat sedang bepergian.
Menambah Kapasitas PenyimpananJika penyimpanan iPhone mulai penuh, pengguna tidak selalu harus menghapus file atau memindahkannya ke cloud. iPhone dengan USB-C dapat terhubung ke flash drive maupun hard drive eksternal.
File kemudian bisa dilihat, dikelola, dan dipindahkan menggunakan aplikasi Files. Pada model iPhone kelas Pro tertentu, penyimpanan eksternal juga dapat digunakan untuk merekam video ProRes secara langsung.
Fitur ini berguna karena ukuran file video ProRes cukup besar dan dapat cepat memenuhi memori internal. Untuk kebutuhan pengisian daya harian, tersedia juga Rekomendasi Charger MagSafe yang bisa menjadi pilihan.
Menghubungkan Keyboard EksternaliPhone juga bisa digunakan bersama keyboard eksternal melalui USB-C. Fitur ini dapat membantu pengguna yang ingin mengetik email, dokumen, atau melakukan pekerjaan produktivitas tanpa terlalu bergantung pada keyboard virtual di layar.
Keyboard USB standar yang kompatibel dapat langsung digunakan melalui port tersebut. Sebagai alternatif, ada juga Case Keyboard Unik yang mengubah iPhone jadi mirip ponsel BlackBerry.
Menggunakan Mikrofon EksternalBagi pembuat konten, kualitas audio sama pentingnya dengan kualitas video. Port USB-C memungkinkan iPhone terhubung ke berbagai mikrofon eksternal.
Dengan begitu, pengguna dapat merekam video menggunakan iPhone sekaligus mendapatkan kualitas suara yang lebih baik. Fitur ini sangat mendukung kebutuhan content creator yang mengandalkan perangkat mobile.
Membaca Kartu SDFotografer dan videografer dapat memindahkan foto maupun video langsung dari kartu SD ke iPhone menggunakan USB-C card reader. Cara ini dapat menjadi alternatif yang lebih praktis dibandingkan transfer secara nirkabel dari kamera.
Metode ini terutama berguna ketika ingin memindahkan file dalam jumlah besar. Pembaca kartu SD yang sama juga dapat digunakan bersama Mac atau iPad.
Menyambungkan iPhone ke Monitor atau TVUSB-C juga memungkinkan layar iPhone ditampilkan pada layar yang lebih besar. Dengan adaptor yang sesuai, port USB-C dapat diubah menjadi koneksi HDMI.
Pengguna kemudian dapat menghubungkan iPhone ke TV atau monitor menggunakan kabel HDMI. Solusi ini dapat berguna ketika koneksi nirkabel untuk menampilkan konten tidak tersedia atau tidak bisa digunakan.
Menghubungkan Game ControlleriPhone generasi terbaru dengan chip seperti A17 dan A18 mampu menjalankan sejumlah game kelas AAA. Untuk beberapa judul, penggunaan controller tentu lebih nyaman dibandingkan kontrol layar sentuh.
Controller seperti Sony DualSense dapat terhubung secara nirkabel melalui Bluetooth. Namun, koneksi kabel melalui USB-C juga dapat digunakan untuk meminimalkan latensi saat bermain game.
Menggunakan Koneksi EthernetUSB-C pada iPhone juga mendukung adaptor Ethernet. Koneksi kabel dapat menjadi pilihan ketika pengguna membutuhkan koneksi internet yang lebih stabil atau kecepatan transfer yang lebih konsisten dibandingkan Wi-Fi.
Untuk penggunaan sehari-hari, Wi-Fi dan 5G mungkin sudah mencukupi. Namun, Ethernet dapat berguna dalam kondisi tertentu, termasuk saat mengunduh atau mengunggah file berukuran besar.
Menggunakan Kamera EndoskopiSalah satu fungsi USB-C yang cukup unik adalah menghubungkan kamera endoskopi atau borescope ke iPhone. Perangkat ini memiliki kabel kecil dan fleksibel dengan kamera mungil di ujungnya.
Kamera tersebut dapat digunakan untuk melihat area sempit atau sulit dijangkau. Hasil tangkapan kamera dapat ditampilkan langsung pada layar iPhone.
Menyalakan Kipas MiniPort USB-C iPhone bahkan dapat digunakan untuk perangkat sederhana seperti kipas mini. Kipas berukuran kecil dapat langsung dipasang ke port USB-C dan mengambil daya dari iPhone.
Aksesori semacam ini bisa menjadi pilihan praktis ketika pengguna membutuhkan hembusan udara tambahan saat berada di luar ruangan.
Melindungi Port dari DebuUSB-C memang serbaguna, tetapi lubang port yang terbuka juga bisa menjadi tempat berkumpulnya debu, kotoran, dan serat kain. Pengguna dapat memasang penutup khusus USB-C ketika port sedang tidak digunakan.
Selain membantu menjaga kebersihan port, beberapa model penutup juga dirancang agar tetap menempel pada bodi ponsel sehingga tidak mudah hilang.
Menghubungkan iPhone ke MobilUSB-C juga dapat digunakan untuk menghubungkan iPhone dengan sistem infotainment mobil yang mendukung CarPlay melalui koneksi kabel. Pengguna membutuhkan kabel yang mendukung transfer data sekaligus pengisian daya.
Kabel dengan desain fleksibel atau model melingkar dapat membantu mengurangi kabel yang mengganggu area konsol mobil. Koneksi kabel juga sering jadi pilihan karena lebih stabil dibanding nirkabel.
Bisa Dipakai untuk Banyak Perangkat Sekaligus?Bisa. Karena iPhone hanya memiliki satu port, pengguna yang ingin menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dapat menggunakan USB-C hub. Dengan hub yang sesuai, satu port iPhone dapat diperluas menjadi beberapa koneksi.
Koneksi tersebut meliputi HDMI, USB-A, USB-C untuk pengisian daya, pembaca kartu SD, Ethernet, hingga jack headphone. Dengan demikian, USB-C pada iPhone bukan lagi sekadar pengganti port Lightning untuk mengisi baterai.
Port tersebut dapat menjadi pusat konektivitas untuk berbagai kebutuhan, mulai dari produktivitas, fotografi, gaming hingga hiburan. Menariknya, inovasi chip iPhone juga mulai merambah perangkat lain seperti yang dibahas dalam artikel MacBook Neo Terbaru.
Bagi pengguna yang masih mempertimbangkan pilihan perangkat, perbandingan dalam ulasan Alasan Ponsel Android bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan membeli iPhone.