Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Samsung Galaxy S26 FE Pakai Exynos 2500 di Semua Negara
SHARE:

Jakarta — Samsung resmi mengumumkan kehadiran Galaxy S26 FE dengan satu perubahan signifikan dibanding pendahulunya. Ponsel terbaru ini menggunakan chipset Exynos 2500 secara seragam di seluruh pasar dunia, tanpa ada pembagian varian berdasarkan wilayah pemasaran.

Keputusan ini menjadi pembeda utama dari strategi Samsung sebelumnya yang kerap menerapkan dual-chipset untuk lini flagship-nya. Konsumen di berbagai negara, termasuk Indonesia, akan mendapatkan perangkat dengan konfigurasi yang sama persis.

Tidak ada perbedaan seperti varian Exynos untuk satu kawasan dan Snapdragon untuk kawasan lainnya. Di mana pun Galaxy S26 FE dibeli, chipset yang digunakan tetap Exynos 2500.

Samsung Galaxy S26 FE Pakai Exynos 2500 di Semua Negara, Tak Ada Varian Snapdragon Exynos 2500 Jadi Chipset Tunggal Galaxy S26 FE

Samsung Galaxy S26 FE membawa Exynos 2500 sebagai sistem-on-chip atau SoC tunggal. Dengan strategi tersebut, Samsung tidak menerapkan pembagian chipset berdasarkan pasar pada Galaxy S26 FE.

Konsumen di berbagai wilayah mendapatkan perangkat dengan chipset yang sama. Keputusan ini sekaligus menjadi pembeda dari kemungkinan strategi penggunaan chipset yang berbeda di sejumlah pasar.

Dibandingkan Galaxy S25 FE yang menggunakan Exynos 2400, Exynos 2500 menjadi peningkatan utama yang dibawa Galaxy S26 FE. Peningkatan ini sejalan dengan arah pengembangan lini Galaxy S26 yang lebih mengedepankan performa.

Performa CPU Meningkat

Menurut Samsung, Exynos 2500 memberikan peningkatan performa dibandingkan generasi sebelumnya. Performa big-core CPU meningkat 15 persen dibandingkan Exynos 2400.

Peningkatan tersebut menjadi salah satu bagian dari peningkatan kemampuan chipset yang digunakan Galaxy S26 FE. Selain CPU, Samsung juga membawa peningkatan pada kemampuan kecerdasan buatan yang berjalan langsung di perangkat.

Performa AI Naik 39 Persen

Salah satu peningkatan yang cukup besar terdapat pada kemampuan on-device AI. Samsung menyebut Exynos 2500 mampu memberikan peningkatan performa AI hingga 39 persen dibandingkan Exynos 2400.

Dengan demikian, peningkatan pada Galaxy S26 FE tidak hanya berada di sisi pemrosesan umum, tetapi juga mencakup kemampuan AI yang dijalankan langsung pada perangkat. Chip grafis Xclipse 950 GPU juga disebut memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan GPU generasi sebelumnya.

Peningkatan kemampuan AI ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang mengandalkan fitur-fitur cerdas dalam aktivitas sehari-hari. Samsung tampaknya serius menggarap aspek kecerdasan buatan di perangkat kelas menengah atas ini.

Upgrade Utama Galaxy S26 FE Ada di Chipset

Secara keseluruhan, penggunaan Exynos 2500 menjadi peningkatan utama Galaxy S26 FE dibandingkan Galaxy S25 FE. Samsung menyebut chipset terbaru tersebut menawarkan peningkatan 15 persen pada performa big-core CPU dan 39 persen pada performa on-device AI.

GPU Xclipse 950 juga memiliki performa yang lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Penggunaan Exynos 2500 secara global membuat Galaxy S26 FE memiliki konfigurasi chipset yang sama di berbagai pasar.

Tidak ada pembagian Exynos dan Snapdragon berdasarkan negara. Peningkatan chipset tersebut menjadi semakin penting karena Galaxy S26 FE disebut memiliki harga peluncuran yang lebih tinggi dibandingkan Galaxy S25 FE.

Samsung Galaxy S26 FE mulai tersedia secara global mulai 4 September 2026. Namun, pihak Samsung Indonesia belum merilis harga ataupun ketersediaan di pasar Indonesia.

Bagi pengguna yang penasaran dengan ekosistem terbaru Samsung, kabar mengenai pengujian One UI 9 juga patut dinantikan. Kehadiran chipset anyar ini sekaligus menjadi fondasi bagi pengalaman software yang lebih optimal di masa mendatang.

SHARE:

Reza Arap Somasi Penyebar Rekaman Film Harusnya Horor

iPhone 18 Pro Siap Meluncur September 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya