Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
McLaren Golf Rakit Stick Golf Pakai Teknologi Supercar F1
SHARE:

JakartaTechnologue.id – McLaren resmi meluncurkan divisi golf terbarunya dengan menghadirkan dua model iron premium, Series-1 dan Series-3. Langkah ini menandai ekspansi besar pabrikan supercar asal Inggris ke dunia peralatan golf, menggunakan pendekatan rekayasa presisi ala Formula 1.

Tidak seperti merek lain yang hanya menempelkan logo pada produk pihak ketiga, McLaren memilih merancang sendiri stick golf mereka dari nol. Tim insinyur McLaren Golf terdiri dari veteran industri, termasuk JP Harrington dari Titleist dan Ryan Badgero dari Cobra Golf.

Keduanya membawa pengalaman panjang dalam mendesain peralatan golf kelas dunia. Dengan dukungan pembalap Justin Rose yang juga menjadi investor dan penguji utama, McLaren memastikan produknya langsung bersaing di level tertinggi.

McLaren Golf mengandalkan teknologi Metal Injection Molding (MIM) yang biasa dipakai di industri aerospace dan biomedis. Proses ini memungkinkan pembuatan kepala iron dengan toleransi sangat ketat dan bentuk yang sulit dicapai dengan forging atau casting konvensional.

“MIM memungkinkan kami menyempurnakan campuran logam proprietary McLaren untuk menghasilkan feel tempaan sekaligus konsistensi tinggi,” ujar tim engineering McLaren Golf. Setiap kepala iron diproduksi dalam bentuk net-near shape, mengurangi proses finishing dan meningkatkan konsistensi antar kepala.

Teknologi MIM juga digunakan untuk membuat tungsten weight yang ditempatkan secara presisi di setiap loft. Hal ini memastikan pusat gravitasi (CG) setiap iron sesuai dengan target performa yang diinginkan, mulai dari launch angle hingga kontrol bola.

Proses produksi MIM disebut jauh lebih bersih dibandingkan pabrik forging tradisional. Lingkungan kerjanya lebih mirip dengan pabrik Apple daripada bengkel logam konvensional, mencerminkan standar kemewahan dan presisi McLaren.

Tim McLaren menguji lebih dari 100 prototipe sebelum menetapkan desain akhir Series-1 dan Series-3. Justin Rose menjadi figur kunci dalam pengembangan Series-1, yang merupakan bentuk iron ideal menurut sang juara golf dunia.

Desain iron McLaren juga menyematkan elemen khas dari dunia otomotif. Pola mesh pada bagian belakang iron terinspirasi dari desain belakang supercar McLaren W1, yang juga berfungsi struktural untuk menghemat bobot dan meningkatkan momen inersia (MOI).

Pada Series-3, terdapat bonnet serat karbon yang tidak hanya menjadi penghubung visual ke McLaren Racing, tetapi juga meningkatkan suara dan feel pukulan. Angka loft pada sol iron menggunakan pola digital yang mengingatkan pada gaya balap F1.

McLaren Golf Series-3 iron

Selain Justin Rose, Michelle Wie West juga bergabung sebagai atlet dan investor McLaren Golf. Wie West akan kembali bermain di LPGA tahun ini menggunakan perlengkapan McLaren, memperkuat kredibilitas merek di kalangan pegolf profesional.

McLaren Golf tidak bertujuan menggeser dominasi merek besar seperti TaylorMade atau Callaway. Mereka fokus pada segmen pasar premium yang menghargai detail, presisi, dan eksklusivitas. Harga yang tinggi menjadi konsekuensi dari pendekatan ini.

“McLaren bukan tentang logo atau nama, melainkan performa,” tegas tim McLaren Golf. Divisi golf ini mengikuti jejak induk perusahaan yang selalu mengutamakan inovasi dan kualitas di atas segalanya.

McLaren Golf Series 3 iron

Bagi para penggemar teknologi golf yang ingin memahami lebih dalam tentang statistik permainan, analisis data Arccos bisa menjadi referensi menarik. Sementara itu, bagi yang mencari perlengkapan pendukung, rekomendasi tas golf terbaik dapat membantu melengkapi peralatan.

Untuk saat ini, hanya Series-3 yang sudah bisa dijajal publik. Peluncuran resmi Series-1 akan menyusul dalam waktu dekat. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi McLaren Golf.

Two golfers stand on a golf course, each next to a bright orange golf bag with their name printed on it. The man on the left wears a gray sweater and black pants; the woman on the right wears a white shirt and black pants.

Dengan pendekatan rekayasa presisi dan material premium, McLaren Golf membuktikan bahwa mereka serius membangun divisi golf yang setara dengan reputasi supercar dan tim F1 mereka. Ini bukan sekadar proyek branding, melainkan komitmen jangka panjang untuk menghadirkan inovasi di dunia golf.

SHARE:

Moratorium AI di Sekolah: Solusi atau Langkah Terburu-buru?

Permintaan AI Dominasi Industri Semikonduktor 2026