Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Baru Dua Minggu Mengaspal, Komponen Jaecoo J5 EV Copot! Kualitas Dikorbankan Demi Kejar Produksi?
SHARE:

Technologue.id - Kualitas perakitan kendaraan listrik kembali menjadi sorotan utama di kalangan pencinta otomotif Tanah Air. Baru-baru ini, seorang pemilik mobil listrik Jaecoo J5 EV membagikan pengalaman kurang menyenangkan. Komponen eksterior kendaraannya mendadak lepas padahal baru digunakan sebentar.

Keluhan tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Yan Alfino Simanjuntak. Ia membagikan kisahnya di dalam grup komunitas pengguna Jaecoo J5 EV Indonesia. Unggahan itu langsung menyita perhatian banyak anggota grup lainnya.

Dalam postingannya, Yan menampilkan foto komponen mobil yang terlihat terjuntai keluar. Ia mempertanyakan nama suku cadang tersebut kepada sesama pengguna. "Ada yang tahu ini apa ya?" tulisnya dalam unggahan tersebut.

Yan merasa kecewa karena mobil ramah lingkungan miliknya baru dibeli sekitar dua minggu lalu. "Baru juga dua minggu, sudah ada yang copot," ungkapnya. Tentu hal ini bisa memengaruhi tingkat Penjualan Jaecoo Anjlok di pasaran.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Yan akhirnya mengetahui asal usul suku cadang tersebut. Komponen berbahan plastik itu ternyata berasal dari lingkar rumah ban mobil. "Dari lingkaran rumah ban ternyata gaesss," tambahnya di kolom komentar.

Respons Komunitas Pengguna

Unggahan keluhan ini dengan cepat memicu berbagai tanggapan dari anggota komunitas. Ternyata, Masalah Jaecoo J5 EV serupa tidak hanya dialami oleh Yan seorang. Beberapa pengguna lain mengaku pernah menghadapi kendala yang sama persis.

Seorang pengguna dengan akun Facebook Agusian memberikan analisis pribadinya terkait insiden ini. Ia menduga masalah tersebut berkaitan dengan proses produksi pabrik yang terburu-buru. "Akibat buru-buru dikejar konsumen yang belum dapat unit," tulisnya.

Sementara itu, pengguna bernama Astrid membagikan solusi yang telah ia lakukan. Ia sempat memperbaiki bagian yang terlepas saat melakukan servis berkala. "Kemarin pas service 5000 km minta dilem lagi dan sekarang sudah kencang," jelasnya.

Pengalaman yang lebih parah dibagikan oleh pengguna bernama Fendy Susanto. Ia mengatakan bahwa komponen rumah ban tersebut terlepas di kedua sisi mobilnya. "Lepas dua-duanya. Yang satu hilang, yang satu masih tergantung," tulis Fendy.

Fendy akhirnya memutuskan untuk melepas sisa komponen dan memasangnya ulang. Ia bahkan harus membeli satu komponen baru seharga Rp150 ribu. Ia pun memperbaikinya di jaringan Dealer di Yogyakarta terdekat.

Sistem Klip Jadi Sorotan

Menurut Fendy, komponen eksterior tersebut dipasang dari pabrik hanya menggunakan sistem klik. Hal ini membuatnya berpotensi sangat mudah terlepas saat mobil melaju. Ia pun menyarankan pihak bengkel menggunakan lem kaca agar lebih kuat.

Selain berbagi solusi perbaikan, beberapa anggota grup juga menyinggung standar kualitas pabrikan. Akun Facebook Yani Lasut memberikan komentar singkat yang cukup menohok. "Ini lah: ada harga ada mutu," tulisnya menanggapi postingan tersebut.

Insiden ini tentu menjadi catatan penting bagi produsen otomotif pendatang baru. Padahal, merek ini baru saja merayakan pencapaian 800.000 Konsumen Global secara masif. Kualitas perakitan harus terus dijaga demi mempertahankan kepercayaan publik.

Hingga saat ini, diskusi mengenai kelemahan komponen rumah ban kendaraan tersebut masih berlangsung. Grup Facebook komunitas pengguna terus dibanjiri komentar dan masukan. Diharapkan pihak produsen segera merespons Masalah Jaecoo J5 EV ini dengan langkah perbaikan nyata.

SHARE:

BYD Denza Z9 GT Siap Mengaspal di Indonesia Paruh Kedua 2026

Waspada Peningkatan Kasus Penipuan Digital Jelang THR Cair