Technologue.id, Jakarta - Google memperbarui grafik distribusi versi Android 16 setelah sudah lebih dari tujuh bulan tersedia. Berdasarkan data terbaru Google, hanya 7,5% perangkat Android aktif yang telah menjalankan Android 16.
Angka tersebut memang terlihat rendah, terutama jika dibandingkan dengan tingkat adopsi versi terbaru iOS di ekosistem Apple.

Namun, perbandingan tersebut perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas. Android merupakan ekosistem yang jauh lebih terbuka, dengan puluhan produsen yang memproduksi ratusan hingga ribuan model perangkat. Kompleksitas inilah yang membuat proses distribusi pembaruan Android menjadi jauh lebih rumit, dan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak lama.
Dalam hal adopsi, Android 15 saat ini menjadi versi paling dominan dengan pangsa pasar 19,3%, disusul oleh Android 14 sebesar 17,2% dan Android 13 dengan 13,9%. Sementara itu, Android 16 masih berada di posisi ketujuh, bahkan tertinggal dari versi yang lebih lama seperti Android 11, Android 12, dan Android 10.

Meski demikian, posisi Android 16 diperkirakan akan terus membaik dalam beberapa bulan ke depan seiring semakin banyak produsen yang merilis pembaruan untuk perangkat mereka. Seperti siklus tahunan sebelumnya, adopsi versi Android terbaru memang membutuhkan waktu sebelum benar-benar mendominasi pasar.