Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Elon Musk Akui Fitur FSD di Tesla Perlu Upgrade Hardware
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - CEO Elon Musk mengungkapkan bahwa jutaan pemilik mobil Tesla akan membutuhkan peningkatan perangkat keras (hardware) untuk dapat menjalankan versi penuh dari fitur Full Self-Driving (FSD) tanpa pengawasan manusia di masa depan. Pernyataan ini disampaikan dalam panggilan konferensi laporan keuangan triwulanan perusahaan.

Pengakuan tersebut menjadi sorotan karena selama bertahun-tahun Tesla menyatakan bahwa kendaraan yang sudah beredar hanya memerlukan pembaruan perangkat lunak untuk mencapai kemampuan mengemudi otonom penuh.

Menurut Musk, kendaraan Tesla yang menggunakan sistem bantuan pengemudi generasi ketiga atau “Hardware 3” (HW3) tidak memiliki kapasitas untuk menjalankan FSD tanpa pengawasan. Untuk itu, diperlukan peningkatan berupa komputer baru serta sistem kamera yang lebih canggih.

“Hardware 3 sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk mencapai FSD tanpa pengawasan,” tegas Musk.

Tesla diketahui menjual kendaraan dengan HW3 antara tahun 2019 hingga 2023, dan banyak pemiliknya telah membeli paket FSD dengan harapan fitur tersebut akan tersedia melalui pembaruan software di masa depan.

Musk juga mengakui bahwa proses peningkatan hardware dalam skala besar akan menjadi tantangan operasional yang signifikan. Untuk mengatasinya, Tesla mempertimbangkan pembangunan “pabrik mikro” di berbagai wilayah metropolitan utama guna mempercepat proses upgrade.

Menurutnya, jika hanya mengandalkan pusat layanan resmi, proses tersebut akan berjalan lambat dan tidak efisien. Pendekatan seperti jalur produksi dinilai lebih efektif untuk menangani jutaan kendaraan.

Pengakuan ini berpotensi membuka risiko hukum bagi Tesla. Pasalnya, banyak konsumen membeli kendaraan dengan keyakinan bahwa hardware yang ada sudah cukup untuk mendukung FSD penuh di masa depan.

Musk sendiri sebenarnya telah mengisyaratkan keterbatasan HW3 sejak Januari 2025, dengan menyebut bahwa peningkatan hardware kemungkinan diperlukan bagi pengguna yang telah membeli paket FSD. Ia mengakui langkah tersebut “akan menyakitkan dan sulit,” namun berjanji perusahaan akan menyelesaikannya.

Menariknya, pernyataan Musk ini berbeda dengan komentar Chief Financial Officer Tesla, Vaibhav Taneja, yang pada Oktober 2025 sempat menyatakan bahwa perusahaan belum sepenuhnya menyerah untuk membuat HW3 mampu menjalankan sistem FSD yang lebih canggih.

Hingga saat ini, Tesla belum merilis versi FSD tanpa pengawasan yang sepenuhnya otonom, maupun membuktikan kemampuannya di dunia nyata. Perusahaan menyatakan tetap akan memberikan pembaruan perangkat lunak yang lebih canggih kepada pengguna HW3, namun fitur otonomi penuh tampaknya hanya dapat dicapai dengan perangkat keras generasi baru.

SHARE:

Meta Digugat Terkait Iklan Penipuan di Facebook dan Instagram

Resmi Meluncur, Oppo Find X9 Ultra Tonjolkan Kamera Kelas Profesional