Technologue.id, Jakarta – vivo memastikan vivo X500 Pro dan vivo X500 Pro Max menjadi smartphone pertama yang menggunakan MediaTek Dimensity 9600 Pro. Kepastian ini diumumkan setelah MediaTek memperkenalkan chipset flagship tersebut pada 15 September 2026. Seri vivo X500 dijadwalkan meluncur di Tiongkok pada 21 September 2026, dengan X500 Pro Max sebagai model tertinggi. Chip baru tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena dibangun menggunakan proses fabrikasi 2nm TSMC dan mengusung arsitektur CPU all-big-core 2+3+3.
Dimensity 9600 Pro membawa dua inti Arm C2-Ultra dengan kecepatan hingga 4,55GHz, tiga inti C2-Pro 4,35GHz, serta tiga inti C2-Pro 3,1GHz. MediaTek mengklaim performa single-core meningkat 17 persen dan multi-core 15 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sementara konsumsi daya multi-core pada performa puncak turun hingga 61 persen. Chip ini juga mendukung LPDDR6, UFS 5.0, GPU Arm Mali-G2 Ultra NX, serta konektivitas 5G, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6.2.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy SmartTag3 Muncul, Desain Baru dan Warna Segar Siap Meluncur

Untuk kemampuan AI, Dimensity 9600 Pro menggunakan dua NPU, yakni MediaTek NPU 1090 dan Super Efficient NPU 2.0. MediaTek menyebut NPU 1090 mampu meningkatkan LLM prefill hingga 51 persen dan efisiensi token generation 55 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Chip ini juga mendukung model AI hingga 30 miliar parameter, sehingga pemrosesan AI langsung di perangkat menjadi salah satu fokus utama platform baru tersebut.
Di sektor fotografi dan videografi, vivo X500 Pro series disiapkan dengan kemampuan yang jauh lebih serius. X500 Pro Max dikonfirmasi membawa kamera utama 50MP berukuran sensor 1/1,28 inci, kamera ultrawide 50MP, serta kamera periskop telefoto 200MP Samsung HP0. vivo juga menyiapkan stabilisasi CIPA 7.0 pada kamera utama dan telefoto, sementara kemampuan video mencakup perekaman 4K 120fps 10-bit Log, 4K Dolby Vision, serta 8K Live. Konfigurasi kamera dan fitur tertentu pada X500 Pro masih belum seluruhnya diumumkan.
Baca Juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Buka Pre-Order

Untuk layar, vivo X500 Pro Max membawa panel BOE Q11 berukuran sekitar 6,85 inci dengan resolusi 2K. vivo juga mengembangkan pemrosesan AP Demura 2.0 bersama MediaTek untuk meningkatkan keseragaman tampilan pada tingkat perangkat keras. Informasi yang telah dikonfirmasi belum mencakup seluruh detail, seperti jenis refresh rate final, kapasitas RAM dan penyimpanan seluruh varian, kamera depan, serta sistem pengisian daya. Karena itu, spesifikasi yang masih berasal dari bocoran tidak seharusnya dianggap sebagai spesifikasi final.
vivo belum mengumumkan harga resmi X500 Pro maupun X500 Pro Max. Begitu pula dengan harga seluruh konfigurasi, estimasi harga resmi dalam rupiah, serta jadwal peluncuran Indonesia. Untuk pasar Tiongkok, peluncuran resmi dijadwalkan 21 September 2026. vivo juga telah mengungkap empat pilihan warna X500 Pro Max, yaitu Earth Echo, Sunset Glow, Sunny Day, dan Night Capture. Sementara material bodi, konfigurasi RAM-storage, kapasitas baterai, kecepatan pengisian, dan kamera depan masih menunggu pengumuman resmi.
Kehadiran X500 Pro dan X500 Pro Max menempatkan vivo sebagai salah satu mitra pertama MediaTek dalam memasuki era chipset smartphone 2nm. Strategi ini memperkuat persaingan flagship melawan platform terbaru Qualcomm dan Apple, sekaligus menunjukkan bahwa MediaTek ingin memperbesar pijakannya di segmen premium. Bagi pasar Indonesia, perangkat ini masih belum memiliki kepastian rilis resmi sehingga konsumen perlu menunggu pengumuman vivo Indonesia. Jika kemampuan kamera, video, AI, efisiensi daya, dan performanya terealisasi sesuai spesifikasi yang diumumkan, X500 Pro Max berpotensi menjadi salah satu perangkat penting dalam generasi flagship Android akhir 2026.