Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
BYD Hadirkan Blade Battery Gen 2 dan Flash Charging 1500 kW di Indonesia
SHARE:

Fitur konektor pengisian menggantung memungkinkan konektor digeser mengikuti rel di bagian atas, sehingga lebih mudah menjangkau posisi port pengisian yang berbeda pada kendaraan. Sementara fitur Plug-and-Charge membuat pengguna cukup menghubungkan konektor untuk memulai pengisian, karena autentikasi berlangsung otomatis tanpa perlu aplikasi atau kartu.

Perangkat FLASH Charging BYD dengan desain T-Shaped Pulley dan konektor menggantung

Teknologi Blade Battery II akhirnya melahirkan produk baru yang kompatibel dengan flash charging, seperti Denza D9 generasi kedua yang sudah menggunakan baterai Blade tipe II. BYD M6 seri 2026 yang khusus untuk pasar Indonesia juga dipastikan bisa menerima teknologi Flash Charging, diikuti BYD Atto 2 yang akan menyusul.

Saat ini lokasi Flash Charging sudah tersedia di 10 dealer Denza dan bisa digunakan gratis selama satu tahun. Setelah periode tersebut berakhir, tarif pengisian akan mengikuti harga normal yang ditetapkan pemerintah.

"Saya percaya bila Atto 2 diluncurkan akan memberikan dampak positif. BYD ingin memiliki ekosistem yang lengkap dari pabrik, teknologi baterai hingga flash charging. Bisnis infrastruktur akan dikembangkan secara nasional dan akan dikembangkan untuk semua EV all varian. Dalam 2026 ini akan mencapai 100 unit flash charging di Indonesia di seluruh dealer," ungkap Eagle Zhao, Presdir BYD Indonesia.

Model BYD M6 2026 juga sudah dipersiapkan untuk teknologi Blade Battery generasi kedua, sama halnya dengan Atto 2 yang akan diluncurkan. Keduanya dipastikan bisa menerima flash charging BYD, dengan harapan harga tetap terjangkau bagi konsumen Indonesia.

"Kami akan meluncurkan lebih banyak model di Indonesia, dengan market leader M6 EV, M6 DM dan Atto 1 di tahun 2026. Kami berharap teknologi flash charging ini bisa melayani dan dinikmati oleh semua kalangan," tutup Eagle Zhao.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan baterai Blade generasi kedua di fasilitas BYD Subang akan dilakukan. Namun untuk flash charging, produksi lokal di BYD Subang belum dapat dilakukan saat ini. Langkah ini sejalan dengan strategi sejumlah pabrikan lain yang gencar memperluas infrastruktur pengisian daya di Indonesia, seperti yang dilakukan Hyundai dan Wuling. Bagi konsumen yang masih mempertimbangkan anggaran, tersedia juga pilihan mobil listrik yang lebih terjangkau di pasar Indonesia.

Prev Next Page 4 of 4
SHARE:

Kemenpar Dukung Camino de Flores Jadi Pola Wisata Baru NTT

Jepang Darurat Serangan Siber, Puluhan Perusahaan Jadi Korban