Pernahkah Anda membayangkan membawa kemampuan kamera profesional dalam sebuah smartphone yang muat di saku? Ambisi yang dulu terdengar seperti mimpi, kini semakin nyata dengan langkah agresif para raksasa teknologi. Di tengah persaingan pasar premium yang semakin panas, satu nama kembali membuat gebrakan dengan janji menghadirkan "gelombang baru pencitraan". Dan kali ini, mereka tidak main-main.
Xiaomi, melalui kemitraan strategisnya dengan Leica, telah berhasil menancapkan taring di segmen flagship. Kolaborasi yang kini memasuki tahun keempat itu bukan sekadar tempelan logo, melainkan fondasi untuk inovasi optik yang serius. Pasar global pun menanti, apakah kolaborasi ini mampu menghasilkan perangkat yang benar-benar menggeser paradigma fotografi mobile, atau hanya menjadi angin lalu di tengah banjirnya pilihan smartphone high-end?
Jawabannya akan segera terungkap. Xiaomi secara resmi telah mengonfirmasi bahwa peluncuran global seri andalannya, Xiaomi 17 Series, akan digelar pada 28 Februari mendatang di Barcelona, Spanyol. Acara bertajuk "The New Wave of Imagery" ini sengaja dihelat bertepatan dengan pembukaan Mobile World Congress (MWC) 2026, panggung terbesar teknologi mobile dunia. Dua model yang akan diperkenalkan adalah Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, dengan fokus pada peningkatan signifikan di sektor kamera, performa, dan daya tahan baterai. Seperti apa detailnya? Mari kita selami.
Xiaomi 17 Ultra: Jembatan Antara DSLR dan SmartphoneJika ada satu varian yang paling ditunggu para fotografer enthusiast, itu adalah Xiaomi 17 Ultra. Posisinya jelas: menjadi jawaban atas kebutuhan fotografi profesional dalam format smartphone. Desain dan spesifikasinya dibangun dengan satu tujuan, menjembatani celah antara kamera DSLR yang powerful dengan kemudahan dan konektivitas smartphone modern.
Dari segi ketangguhan, Xiaomi 17 Ultra datang dengan perlindungan maksimal. Perangkat ini mengantongi sertifikasi tahan air dan debu IP68/IP69, serta dilindungi oleh Dragon Crystal Glass di layarnya. Layar itu sendiri adalah panel LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci dengan tingkat kecerahan puncak yang mencengangkan, hingga 3.500 nits. Performa dijamin oleh jantung terbaru Qualcomm, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dibangun dengan fabrikasi 3nm. Chip ini menjanjikan efisiensi daya yang lebih baik, performa grafis tinggi, dan yang tak kalah penting, kemampuan pemrosesan AI yang lebih cepat untuk mendukung fotografi komputasional.
Di sinilah magic terjadi. Daya tarik utama Xiaomi 17 Ultra terletak pada sistem kameranya yang merupakan buah kolaborasi intens dengan Leica. Konfigurasinya dirancang untuk menaklukkan berbagai situasi pemotretan.
- Kamera Utama 50MP: Menggunakan sensor 1 inci Light Hunter 1050L yang besar, dilengkapi aperture variabel untuk mengontrol cahaya yang masuk dengan lebih presisi.
- Kamera Telefoto Periskop 200MP: Berbasis sensor ISOCELL S5KHPE dari Samsung, menawarkan kemampuan zoom optik kontinu dari 75mm hingga 100mm. Fitur ini sangat berharga untuk fotografi portrait dan jarak jauh tanpa kehilangan detail.
- Kamera Ultra-wide 50MP: Tidak hanya untuk landscape, kamera ini juga mendukung fotografi makro.
- Kamera Depan 50MP: Mampu merekam video hingga resolusi 4K, menjawab tren konten kreator.
Kombinasi sensor besar dan pemrosesan gambar mutakhir ini diklaim mampu menghasilkan gambar yang lebih tajam, kaya detail, dan unggul dalam kondisi cahaya rendah. Untuk mendukung sesi pemotretan marathon, Xiaomi 17 Ultra versi global dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 90W via kabel dan 50W secara nirkabel.
Baca Juga:
Tidak semua pengguna menginginkan smartphone berukuran besar. Bagi mereka, Xiaomi menghadirkan varian standar, Xiaomi 17, yang menawarkan performa flagship dalam paket yang lebih ringkas dan ergonomis. Jangan salah, di balik bodinya yang lebih kecil, tersimpan kekuatan yang setara.
Xiaomi 17 mengusung layar LTPO AMOLED 6,3 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz. Yang menarik, perangkat ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang sama dengan sang kakak, Ultra. Artinya, pengalaman performa harian dan gaming akan tetap top-notch. Di sektor kamera, Xiaomi 17 tetap membawa DNA Leica dengan konfigurasi tiga kamera belakang beresolusi 50MP, terdiri dari kamera utama, telefoto, dan ultra-wide, yang dijamin konsisten di berbagai kondisi pencahayaan.
Kejutan justru datang dari sektor daya tahan. Xiaomi 17 menggunakan baterai silicon-carbon berkapasitas 6.330 mAh—bahkan lebih besar dari varian Ultra—yang memungkinkan kapasitas tinggi dalam ukuran ringkas. Pengisian dayanya pun lebih cepat, dengan dukungan pengisian cepat 100W. Ini menjadi pilihan menarik bagi yang mengutamakan portabilitas tanpa kompromi pada baterai.
Bocoran Harga dan Strategi Pasar GlobalSoal harga, Xiaomi tampaknya akan mempertahankan strategi agresifnya. Meski harga resmi baru akan diumumkan pada 28 Februari, bocoran dari industri mengindikasikan kisaran harga yang tidak jauh melonjak dari generasi sebelumnya. Berikut perkiraannya untuk pasar Eropa:
- Xiaomi 17 (12GB/256GB): €999 (sekitar Rp17,4 juta)
- Xiaomi 17 (12GB/512GB): €1.099 (sekitar Rp19,2 juta)
- Xiaomi 17 Ultra (16GB/512GB): €1.499 (sekitar Rp26,2 juta)
- Xiaomi 17 Ultra (16GB/1TB): €1.699 (sekitar Rp29,7 juta)
Patut dicatat, Xiaomi mengonfirmasi bahwa varian dengan fitur lebih eksperimental seperti Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max—yang disebut memiliki layar sekunder di bagian belakang—untuk sementara hanya akan tersedia di pasar China. Langkah ini menunjukkan fokus yang lebih tersegmentasi, di mana pasar global mendapat varian yang dianggap paling matang dan sesuai permintaan.
Peluncuran global Xiaomi 17 Series ini bukan sekadar menambah varian di rak. Ini adalah pernyataan ambisi Xiaomi di pasar smartphone premium global. Dengan mengandalkan pilar inovasi kamera melalui Leica, performa tinggi berbasis Snapdragon terbaru, dan peningkatan layanan pengguna, Xiaomi berusaha merebut hati konsumen yang selama ini didominasi merek lain. Apakah "gelombang baru" ini akan menjadi tsunami yang mengubah lanskap, atau hanya riak kecil? Waktu yang akan menjawab. Sementara itu, bagi Anda yang penasaran dengan spesifikasi lengkap smartphone flagship lainnya, atau ingin membandingkan dengan standar flagship dari brand saudara seperti POCO, peluncuran MWC 2026 ini pasti akan menyajikan banyak bahan pertimbangan.