Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Xbox Backward Compatibility Resmi Hadir di PC Windows
SHARE:

Jakarta — Kabar gembira bagi para gamer PC. Microsoft akhirnya menghadirkan fitur backward compatibility Xbox secara resmi ke sistem operasi Windows, memungkinkan pemain menikmati game klasik dari era konsol original Xbox langsung di komputer mereka.

Pengumuman ini menjadi angin segar setelah bertahun-tahun para pengguna PC hanya mengandalkan emulator pihak ketiga yang rumit untuk memainkan game-game lawas. Kini, Microsoft membangun lapisan emulasi resmi yang terintegrasi ke dalam ekosistem PC mereka.

Fitur ini mulai tersedia hari ini dalam tahap rilis awal (early release), baik untuk PC Windows maupun perangkat genggam (handheld) seperti Xbox Ally X atau ROG Ally. Microsoft juga menjanjikan akan menambahkan lebih banyak judul game dalam waktu dekat.

Meski kabar ini sangat dinantikan, Microsoft memulai peluncurannya dengan skala kecil. Pada tahap awal, hanya empat game original Xbox yang tersedia, yaitu "Fuzion Frenzy," "Blinx: The Time Sweeper," "Crimson Skies: High Road to Revenge," dan "Conker: Live and Reloaded."

Pemain bisa membeli setiap judul game secara terpisah atau menikmatinya melalui semua paket Xbox Game Pass. Lisensi yang dimiliki kini otomatis berlaku juga untuk PC atau perangkat genggam, memberikan fleksibilitas lebih bagi para gamer.

original Xbox cases for the 4 released games

Dengan hadirnya fitur ini, pemain tidak perlu lagi mencari ROM bajakan atau menginstal plugin kompleks. Cukup unduh game klasik tersebut dan langsung mainkan dengan satu klik, sebuah kemudahan yang selama ini sangat dinantikan komunitas gamer PC.

Langkah ini juga menjadi kemenangan besar bagi upaya preservasi video game. Game-game original Xbox kini menjadi lebih mudah diakses oleh lebih banyak pemain, termasuk generasi baru yang belum pernah merasakan era konsol pertama Microsoft tersebut.

Salah satu fitur paling menarik dari pengumuman ini adalah dukungan penuh untuk Xbox achievements. Ketika original Xbox diluncurkan pada 2001, sistem pencapaian belum ada, sehingga kini para kolektor prestasi punya alasan baru untuk mengulang game yang sudah mereka selesaikan puluhan tahun lalu.

Namun, Microsoft mencatat bahwa fitur achievements untuk game-game ini baru akan tersedia akhir tahun ini. Pemain memiliki waktu untuk mengasah keterampilan mereka pada game vintage sebelum sistem pencapaian aktif.

Selain achievements, Microsoft juga memberikan opsi kustomisasi pengaturan grafis yang lengkap. Pemain dapat mengatur dukungan VSync, upscaling resolusi hingga 4x, enhanced anti-aliasing, serta mode tampilan Fullscreen atau Windowed sesuai preferensi masing-masing.

Pengaturan audio dan bahasa juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemain. Ini menunjukkan komitmen Microsoft untuk memberikan pengalaman bermain yang modern meskipun menjalankan game dari era yang sudah lama berlalu.

Microsoft juga merilis spesifikasi minimum yang dibutuhkan PC untuk menjalankan game-game ini. Di antaranya adalah sistem operasi Windows 11 dengan driver yang diperbarui hingga Januari 2026, RAM 8GB, serta CPU minimal 4 core seperti Intel Core i3-8100 atau AMD Ryzen 3 1200.

Untuk bagian grafis, Microsoft merekomendasikan GPU seperti Nvidia GTX 950, Intel Arc A310, atau Intel UHD 770. Spesifikasi ini terbilang cukup terjangkau bagi sebagian besar pengguna PC modern saat ini.

Langkah Microsoft ini menarik jika dibandingkan dengan tren industri lainnya. Sementara OS Linux ungguli Windows 11 dalam hal performa gaming, Microsoft justru memperkuat ekosistem Windows dengan fitur kompatibilitas ini. Hal ini juga menjadi alasan mengapa banyak gamer PC memilih Windows 10 ketimbang Windows 11, meski fitur baru ini membutuhkan Windows 11.

Bagi pengguna dengan PC lawas yang ingin meningkatkan performa, SSD legendaris Kingston A400 bisa menjadi pilihan tepat untuk membuat perangkat mereka lebih responsif dalam menjalankan game-game klasik ini.

Dengan semua fitur dan kemudahan yang ditawarkan, fitur backward compatibility ini menjadi jawaban bagi para gamer yang ingin bernostalgia dengan era original Xbox tanpa harus repot menggunakan emulator rumit. Ini adalah langkah maju yang patut diapresiasi dari Microsoft.

SHARE:

Acer Day 2026 Dimulai, Pamer Swift Air 14 AI dan Beragam Promo

WhatsApp Uji Folder Baru untuk Pindahkan Pesan dari Bisnis Secara Otomatis