Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
WhatsApp Mulai Uji Coba Fitur Scam Alert di Android
SHARE:

Technologue.idJakarta  – WhatsApp mulai menguji fitur baru bernama Scam Alert yang dirancang untuk membantu pengguna mengenali potensi pesan penipuan dari nomor atau pengirim yang tidak dikenal.

Fitur tersebut sebelumnya diketahui sedang dikembangkan pada Juni lalu. Meta kemudian mengungkap rincian resmi mengenai fitur ini. Meski WhatsApp belum mengumumkan tanggal peluncuran untuk seluruh pengguna, Scam Alert kini mulai tersedia bagi sebagian pengguna yang mengikuti program beta WhatsApp di Android.

Informasi mengenai kehadiran fitur tersebut ditemukan oleh tim WABetaInfo pada WhatsApp beta versi 2.26.34.1 untuk Android.

Sesuai namanya, Scam Alert dirancang untuk memberikan peringatan ketika sebuah percakapan dari pengirim yang tidak dikenal terindikasi sebagai upaya penipuan.

Menariknya, sistem ini dirancang agar pengirim tidak mengetahui bahwa penerima sedang menggunakan fitur Scam Alert.

Ketika peringatan muncul, pengguna memiliki beberapa pilihan. Pengguna dapat menandai pengirim sebagai pihak yang dipercaya atau memilih untuk memblokir dan melaporkan pengirim tersebut.

WhatsApp juga menyediakan opsi bagi pengguna yang menandai sebuah percakapan sebagai tepercaya untuk membagikan lima pesan terakhir dari percakapan tersebut kepada WhatsApp. Data ini disebut dapat membantu meningkatkan akurasi sistem dalam mengenali potensi penipuan.

Untuk saat ini, Scam Alert bersifat opsional sehingga tidak langsung aktif secara otomatis pada perangkat pengguna yang mendapatkan versi beta.

Pengguna WhatsApp beta di Android perlu mengaktifkannya secara manual melalui menu: Pengaturan > Akun > Scam Alert

Ketersediaan menu tersebut dapat berbeda-beda karena fitur masih dalam tahap pengujian dan belum dirilis secara luas.

Meta menjelaskan bahwa Scam Alert menggunakan model machine learning yang berjalan langsung di perangkat untuk mendeteksi indikasi pesan penipuan.

Pendekatan ini menjadi salah satu bagian penting dari fitur tersebut karena proses klasifikasi pesan dilakukan di perangkat pengguna.

Meta juga menegaskan bahwa isi pesan tidak dikirim keluar dari perangkat untuk proses klasifikasi dan tidak secara otomatis dilaporkan kepada WhatsApp, Meta, maupun pihak lainnya.

Dengan mekanisme tersebut, Meta mengatakan Scam Alert dirancang untuk melengkapi enkripsi end-to-end yang telah digunakan WhatsApp.

"Fitur ini melengkapi enkripsi end-to-end sekaligus menghadirkan peringatan penipuan opsional yang dapat dikontrol pengguna saat model mendeteksi adanya kemungkinan penipuan," jelas Meta.

Meski sudah mulai diuji pada sebagian pengguna Android, WhatsApp belum memberikan kepastian mengenai kapan Scam Alert akan tersedia bagi seluruh pengguna.

SHARE: