Technologue.id, Jakarta – Aplikasi navigasi berbasis crowdsourcing, Waze, terus memperluas pengujian fitur baru yang memungkinkan pengguna melihat lokasi lampu lalu lintas langsung di peta navigasi. Meski fitur tersebut telah mulai diuji sejak akhir tahun lalu, laporan terbaru menunjukkan bahwa peluncurannya masih dilakukan secara bertahap kepada pengguna di berbagai negara.
Fitur lampu lalu lintas pertama kali diketahui sedang diuji oleh Waze pada Desember lalu. Sejak saat itu, sejumlah pengguna di berbagai wilayah mulai melaporkan kemunculan fitur tersebut pada aplikasi mereka, sementara pengguna lain masih belum mendapatkannya meski telah menggunakan versi terbaru aplikasi.
Informasi terbaru yang beredar melalui berbagai diskusi di Reddit menunjukkan bahwa Waze masih menerapkan peluncuran terbatas untuk fitur tersebut. Sejumlah pengguna mengaku telah melihat ikon lampu lalu lintas muncul di peta navigasi mereka, sementara pengguna lain di wilayah yang sama belum memperoleh akses.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa perusahaan masih melakukan pengujian dan evaluasi sebelum meluncurkan fitur tersebut secara lebih luas kepada seluruh pengguna.
Komentar yang muncul dalam berbagai utas diskusi Reddit menunjukkan bahwa distribusi fitur lampu lalu lintas tampaknya dilakukan secara acak. Metode ini umum digunakan oleh perusahaan teknologi untuk menguji stabilitas fitur baru dalam skala terbatas sebelum peluncuran massal.
Strategi tersebut juga menjelaskan mengapa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Waze mengenai ketersediaan fitur lampu lalu lintas secara global.
Sebagai bagian dari proses pengujian, perusahaan kemungkinan masih mengumpulkan masukan pengguna, memantau performa sistem, serta memastikan akurasi data yang ditampilkan sebelum fitur tersedia secara luas.
Meskipun menjadi tambahan yang dinantikan pengguna Waze, fitur penanda lampu lalu lintas sebenarnya bukanlah teknologi baru dalam industri aplikasi navigasi.
Sejumlah layanan navigasi populer, termasuk Google Maps, telah lebih dulu menghadirkan informasi lampu lalu lintas pada peta digital mereka selama beberapa tahun terakhir. Fitur tersebut membantu pengguna mengidentifikasi persimpangan penting dan memahami kondisi jalan dengan lebih baik saat berkendara.
Karena itu, kehadiran fitur serupa di Waze dinilai sebagai langkah untuk menyamakan pengalaman pengguna dengan layanan navigasi lain sekaligus meningkatkan kelengkapan informasi yang tersedia dalam aplikasi.
Bagi pengguna yang belum melihat fitur lampu lalu lintas setelah memperbarui aplikasi ke versi terbaru, kemungkinan besar fitur tersebut memang belum diaktifkan untuk akun atau wilayah mereka.
Hingga peluncuran resmi dilakukan, pengguna yang membutuhkan informasi lampu lalu lintas secara konsisten masih dapat memanfaatkan aplikasi navigasi lain yang telah mendukung fitur tersebut, termasuk Google Maps.