Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
VSCO Luncurkan Studio Pro untuk Sasar Fotografer Profesional
SHARE:

Technologue.id, Jakarta –  Aplikasi pengeditan foto, VSCO, resmi memperluas ambisinya ke pasar profesional melalui peluncuran aplikasi baru bernama Studio Pro. Aplikasi yang kini tersedia untuk perangkat iOS tersebut menawarkan berbagai fitur yang dirancang untuk mempercepat alur kerja fotografer profesional, mulai dari pengeditan massal hingga pencocokan gaya gambar berbasis kecerdasan buatan (AI).

Peluncuran Studio Pro menandai langkah penting bagi VSCO yang selama ini lebih dikenal sebagai platform kreatif untuk fotografer dan kreator konten. Dengan aplikasi baru ini, perusahaan berupaya bersaing di segmen yang selama ini didominasi oleh perangkat lunak profesional seperti Adobe Photoshop dan Lightroom.

Salah satu fitur unggulan Studio Pro adalah kemampuan melakukan pengeditan foto massal berkualitas studio langsung dari perangkat iPhone. VSCO mengklaim pengguna dapat mengedit hingga 100 foto sekaligus dengan menerapkan preset, filter, maupun berbagai penyesuaian lainnya secara bersamaan.

Kemampuan tersebut memungkinkan fotografer komersial menyelesaikan sebagian besar proses penyuntingan langsung di lokasi pemotretan tanpa harus menunggu kembali ke studio.

“Selesaikan pengeditan pemotretan lengkap dalam hitungan detik, bukan jam,” klaim VSCO mengenai kemampuan aplikasi barunya.

Selain itu, Studio Pro juga menghadirkan fitur baru bernama Style Match, yang memanfaatkan teknologi analisis gambar untuk meniru karakter visual sebuah foto referensi. Sistem akan menganalisis warna, tone, serta suasana gambar, kemudian menerapkannya ke foto lain menggunakan kombinasi preset dan pengaturan yang disesuaikan secara otomatis.

VSCO juga menyederhanakan proses distribusi hasil karya dengan memungkinkan pengguna mempublikasikan foto langsung ke galeri VSCO tanpa perlu melakukan ekspor maupun unggah ulang.

Tidak hanya berhenti di perangkat seluler, perusahaan mengonfirmasi bahwa Studio Pro akan hadir dalam versi desktop. Kehadiran versi komputer ini memungkinkan fotografer melanjutkan proses penyuntingan dan retouching secara lebih mendalam menggunakan proyek yang sebelumnya dikerjakan di perangkat mobile.

Meski demikian, Studio Pro masih menghadapi tantangan jika ingin menjadi alternatif serius bagi Photoshop atau Lightroom. Saat ini aplikasi tersebut masih belum memiliki sejumlah fitur dasar yang umum digunakan fotografer profesional, seperti alat cropping yang lebih lengkap maupun fitur curves untuk pengaturan tonal secara presisi.

VSCO menyadari keterbatasan tersebut dan menyatakan bahwa pengembangan aplikasi akan dilakukan secara bertahap berdasarkan masukan pengguna.

Studio Pro dapat diunduh secara gratis, namun seperti aplikasi VSCO sebelumnya, sejumlah fitur premium hanya dapat diakses melalui langganan berbayar yang dibanderol hingga US$13 per bulan atau sekitar US$80 per tahun.

Bersamaan dengan peluncuran Studio Pro, VSCO juga mengumumkan pengembangan ekosistem layanan baru bernama Studio One. Paket ini akan menggabungkan berbagai aplikasi dan layanan profesional dalam satu langganan, termasuk Studio Pro, Workspace, Sites, AI, Canvas, dan Capture.

Melalui Studio One, fotografer tidak hanya dapat mengedit foto, tetapi juga mengelola klien, membuat galeri online, mengatur alur kerja proyek, hingga memanfaatkan fitur berbasis AI untuk meningkatkan produktivitas.

Layanan Studio One dijadwalkan meluncur pada akhir Juni dengan biaya berlangganan tahunan sebesar US$499 per tahun.

SHARE:

ASUS ROG Luncurkan Laptop Gaming Dual-Screen OLED di Indonesia

Solusi Digital Identity Privy Permudah Onboarding dan Tingkatkan Keamanan Pengguna