Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
vivo X500 Pro dan Pro Max Siap Rilis, Harganya Bikin Melongo
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Harga vivo X500 Pro dan vivo X500 Pro Max untuk pasar Eropa bocor menjelang peluncuran resminya pada 27 Oktober 2026. Berdasarkan laporan terbaru yang beredar pada 16 Oktober, kedua ponsel kelas atas ini diperkirakan dibanderol mulai 1.399 euro (sekitar Rp28,4 juta) untuk model Pro, sedangkan Pro Max mencapai 1.799 euro (sekitar Rp36,5 juta). Harga tersebut masih berstatus bocoran, bukan pengumuman resmi vivo. Informasi yang sama juga mengindikasikan bahwa model vivo X500 reguler kemungkinan tidak dipasarkan secara resmi di Eropa.

Untuk pasar Eropa, vivo X500 Pro disebut hadir dalam satu konfigurasi dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal 256GB. Pilihan warnanya meliputi Moonlight Black dan Sunny White. Sementara itu, vivo X500 Pro Max diperkirakan tersedia dengan RAM 12GB serta penyimpanan 512GB seharga 1.799 euro (sekitar Rp36,5 juta), dengan pilihan Moonlight Black dan Starry Gray. Vivo juga dikabarkan menyiapkan paket Pro Max bersama aksesori kamera dengan harga 1.999 euro (sekitar Rp40,6 juta). Konversi rupiah tersebut hanya perkiraan dari nilai euro, belum memperhitungkan pajak, biaya distribusi, dan penyesuaian harga Indonesia.

Baca Juga: Dibanderol Rp3 Jutaan, Ini Spesifikasi realme P4s Lite

Bocoran harga ini menjadi perhatian karena menunjukkan kenaikan dibanding generasi sebelumnya. vivo X300 Pro diluncurkan di Eropa dengan harga 1.399 euro (sekitar Rp28,4 juta) untuk konfigurasi RAM 16GB dan penyimpanan 512GB. Jika informasi terbaru akurat, X500 Pro Max akan lebih mahal 400 euro (sekitar Rp8,1 juta), tetapi membawa RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan 512GB. Adapun harga X500 Pro berada di angka yang sama dengan harga awal X300 Pro, meski konfigurasi memorinya lebih kecil. Perbandingan ini belum sepenuhnya menggambarkan nilai perangkat karena spesifikasi, biaya komponen, dan fitur tiap generasi juga berbeda.

Dari sisi produk, seri vivo X500 diperkenalkan di Tiongkok pada 21 September 2026 dengan tiga model, yakni X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max. Kedua varian Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro dan sistem kamera yang dikembangkan bersama ZEISS. X500 Pro memiliki layar sekitar 6,36 inci, sedangkan Pro Max menggunakan panel lebih besar berukuran 6,85 inci. Untuk kamera, keduanya membawa kamera utama 50MP berbasis sensor Sony LYTIA L910, sementara Pro Max menawarkan kamera telefoto periskop 200MP. Perbedaan konfigurasi ini mempertegas posisi Pro Max sebagai model yang lebih berorientasi pada kemampuan fotografi jarak jauh.

Baca Juga: Apple HomeView Siap Tantang Amazon Echo, Andalkan Siri AI

Vivo dijadwalkan menggelar peluncuran Eropa pada 27 Oktober, dengan pemesanan awal dibuka pada hari yang sama dan penjualan diperkirakan mulai 5 November 2026. Perusahaan juga menawarkan insentif bagi calon pembeli yang mendaftarkan minat lebih awal, berupa potongan hingga 120 euro (sekitar Rp2,4 juta) sesuai ketentuan program. Namun, harga, konfigurasi memori, dan warna yang benar-benar tersedia masih menunggu pengumuman resmi. Bocoran tersebut berasal dari informasi yang dibagikan pembocor teknologi Roland Quandt, sehingga tetap perlu diperlakukan sebagai informasi awal yang berpotensi berubah.

Kehadiran dua model Pro saja di Eropa mengindikasikan vivo mungkin memusatkan strategi globalnya pada perangkat dengan margin dan fitur premium. Jika model reguler tidak dipasarkan di kawasan tersebut, calon pembeli yang mencari perangkat lebih terjangkau kemungkinan harus mempertimbangkan seri lain atau jalur impor. Meski demikian, belum ada kepastian bahwa susunan model Eropa akan sama dengan pasar lain. Perbedaan harga antarnegara juga bisa terjadi akibat pajak, nilai tukar, strategi distribusi, dan kebijakan promosi lokal.

Untuk Indonesia, vivo belum mengumumkan harga maupun jadwal peluncuran resmi X500 Pro dan X500 Pro Max. Karena itu, angka puluhan juta rupiah dari konversi harga Eropa tidak bisa dijadikan patokan harga lokal. Calon pembeli juga perlu menunggu kepastian mengenai varian memori, kapasitas baterai untuk wilayah distribusi, garansi, serta dukungan layanan purnajual. Jika masuk ke Indonesia, seri ini akan bersaing di segmen flagship premium yang mengandalkan kamera, performa, dan fitur fotografi. Harga resmi dan konfigurasi yang dipilih vivo nantinya akan menentukan seberapa kompetitif perangkat tersebut di pasar Tanah Air.

SHARE:

OpenAI Gugat Apple Terkait Rahasia Proyek Perangkat AI

Ancaman Siber Intai Turis Indonesia yang Wisata ke Jepang