Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Transjabodetabek SH2 Catat 18.943 Penumpang Saat Lebaran 2026
SHARE:

Jakarta - Technologue.id. Layanan transportasi publik Transjabodetabek rute SH2 mencatat pencapaian signifikan selama puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sebanyak 18.943 penumpang memanfaatkan rute yang menghubungkan Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta dalam periode 13 hingga 25 Maret. Angka ini menunjukkan respons positif masyarakat terhadap konektivitas langsung dari pusat kota.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menegaskan komitmen pemerintah daerah. Layanan ini merupakan upaya meningkatkan kemudahan mobilitas warga pada momen perjalanan tinggi. “Layanan rute SH2 ini adalah wujud nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Hampir 19 Ribu Penumpang Gunakan Transjabodetabek Rute Blok M–Bandara Soetta Saat Lebaran 2026

Rute SH2 menghubungkan Terminal Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta. Inisiatif ini digagas Pemprov DKI Jakarta sebagai solusi transportasi terintegrasi. Tujuannya memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien dan terjangkau bagi masyarakat luas.

Welfizon menyebut tren penggunaan yang meningkat sebagai sinyal kuat. Layanan ini diterima dengan baik oleh publik sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya. “Transjakarta akan melakukan optimalisasi fasilitas di titik pemberhentian utama,” katanya.

Optimalisasi akan dilakukan di terminal Bandara Soekarno-Hatta dan Terminal Blok M. Selain itu, berbagai penyesuaian berorientasi pada kenyamanan penumpang juga dihadirkan. Salah satu inovasinya adalah penyediaan rak koper di dalam bus.

Rak koper diharapkan membantu pengguna yang membawa barang banyak. Fasilitas ini khususnya berguna bagi penumpang perjalanan jarak jauh. Inovasi kecil ini menunjukkan perhatian pada kebutuhan penumpang bandara.

Penyesuaian lain adalah penyelarasan jadwal operasional bus. Jadwal kini disesuaikan dengan jadwal penerbangan di Bandara Soetta. Langkah ini memastikan penumpang tiba tepat waktu untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Dengan penyesuaian tersebut, layanan SH2 diharapkan menjadi solusi transportasi andal. Kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis dapat terpenuhi. Evaluasi terhadap layanan akan terus dilakukan secara berkala oleh pihak pengelola.

Welfizon menambahkan bahwa evaluasi dan inovasi akan terus berjalan. Hal ini sejalan dengan arahan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Kami ingin memastikan setiap perjalanan masyarakat terlayani dengan aman,” ungkapnya.

Perjalanan untuk keperluan bekerja maupun mudik harus nyaman dan terjangkau. Rute Transjabodetabek SH2 resmi diluncurkan pada 12 Maret 2026 oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Peluncuran ini merupakan bagian dari perluasan jaringan layanan terintegrasi.

Jalur ini memiliki panjang lintasan sekitar 65,1 kilometer. Waktu tunggu bus berkisar antara 10 hingga 20 menit saja. Untuk menunjang operasional, disiapkan 14 unit armada yang melayani setiap hari.

Kehadiran rute ini mempertegas langkah Transjakarta dalam memperluas jaringan. Layanan Transjabodetabek terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya. Akses langsung dari pusat kota ke bandara menjadi nilai tambah utama.

Layanan SH2 diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Dampaknya, upaya pengurangan kemacetan di wilayah Jakarta dan sekitarnya dapat didukung. Bandara Soetta sebagai pintu gerbang utama mendapat alternatif akses yang murah.

Capaian hampir 19 ribu penumpang dalam waktu kurang dari dua pekan sangat menggembirakan. Rute SH2 menjadi indikator bahwa transportasi publik berbasis bus masih berpotensi. Dukungan layanan nyaman dan terintegrasi sangat dibutuhkan masyarakat modern.

Layanan ini juga sejalan dengan inovasi teknologi di bandara. Seperti rencana penerapan teknologi AI untuk meningkatkan pelayanan. Integrasi antar moda transportasi menjadi kunci mobilitas perkotaan yang efisien.

SHARE:

Heha Sky View Yogyakarta: Nikmati Panorama Kota dari Ketinggian

Apple Uji Kamera 200MP untuk iPhone, Siap Saingi Android Flagship?