Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Threads Tembus 500 Juta Pengguna Bulanan
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Platform media sosial berbasis teks milik Meta, Threads, resmi mencatatkan lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan secara global. Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi layanan yang akan merayakan ulang tahun ketiganya pada bulan depan.

Dalam pengumuman terbarunya, Meta mengungkapkan bahwa Threads berhasil menambah sekitar 100 juta pengguna baru sejak Agustus tahun lalu. Perusahaan menyebut pengembangan fitur komunitas sebagai salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan signifikan tersebut.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Threads sebagai salah satu platform media sosial dengan pertumbuhan tercepat sejak diluncurkan. Pada masa awal peluncurannya, pertumbuhan pengguna Threads didukung oleh integrasi yang erat dengan Instagram, termasuk kemampuan mengimpor daftar pengikut dan promosi konten Threads melalui Instagram maupun Facebook.

Namun, Meta mengklaim bahwa pertumbuhan terbaru terjadi secara lebih organik. Menurut perusahaan, semakin banyak pengguna yang membuka aplikasi Threads secara langsung dibandingkan mengaksesnya melalui platform Meta lainnya.

Meta juga mencatat peningkatan penggunaan yang signifikan di kawasan Asia. Dua pasar yang menunjukkan perkembangan paling pesat adalah Korea Selatan dan Jepang.

Di Korea Selatan, waktu penggunaan Threads meningkat sekitar 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara di Jepang, peningkatan mencapai 130 persen secara tahunan, menunjukkan semakin kuatnya minat pengguna terhadap platform percakapan berbasis teks tersebut.

Meski demikian, Meta tidak mengungkapkan jumlah pengguna aktif harian (Daily Active Users/DAU) terbaru. Data terakhir yang dipublikasikan perusahaan pada Oktober lalu menunjukkan Threads memiliki sekitar 150 juta pengguna aktif harian.

Saat dimintai keterangan mengenai perkembangan DAU terkini, Meta hanya menyatakan bahwa angka tersebut terus tumbuh pesat secara global tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pencapaian 500 juta pengguna bulanan menjadi langkah besar menuju ambisi jangka panjang yang pernah disampaikan oleh Mark Zuckerberg. Pendiri Meta tersebut sebelumnya memperkirakan Threads berpotensi berkembang menjadi platform dengan satu miliar pengguna.

Meski pertumbuhan pengguna terus meningkat, kontribusi Threads terhadap pendapatan perusahaan masih relatif terbatas. Meta mulai menghadirkan iklan di Threads di sekitar 200 negara pada awal tahun ini, namun perusahaan belum menjadikan platform tersebut sebagai sumber pendapatan utama.

Sebelumnya, Susan Li menyatakan bahwa Threads diperkirakan belum akan menjadi pendorong signifikan bagi pertumbuhan pendapatan perusahaan sepanjang 2026.

Bersamaan dengan pengumuman capaian pengguna terbaru, Meta juga memperkenalkan sejumlah fitur baru yang berfokus pada penguatan komunitas di dalam aplikasi.

Threads kini menghadirkan fitur "Discovery Hub" atau pusat penemuan yang memudahkan pengguna menemukan komunitas dan grup diskusi sesuai minat mereka. Platform tersebut juga menambahkan sistem lencana khusus bagi kontributor aktif yang dianggap memberikan kontribusi penting dalam komunitas.

Selain itu, fitur "Live Chat" yang sebelumnya diumumkan akan mulai diperluas secara bertahap kepada seluruh pengguna pada bulan Juli mendatang. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi real-time di dalam aplikasi.

Meta juga memperkenalkan kontrol personalisasi baru yang memungkinkan pengguna mengatur rekomendasi konten yang muncul di linimasa mereka.

Fitur ini memiliki konsep serupa dengan pengaturan algoritma yang sebelumnya diperkenalkan di Instagram. Pengguna kini dapat mengubah preferensi rekomendasi secara lebih mudah dan privat tanpa perlu membuat unggahan publik seperti praktik sebelumnya.

Meski memberikan keleluasaan lebih besar kepada pengguna, pengaturan tersebut bersifat sementara dan perlu diperbarui secara berkala.

SHARE:

Kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Dorong Kreator Muda

Kenali Faktor Kenyamanan AC, Bukan Sekadar Suhu Dingin