Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Tesla Mulai Produksi Robot Humanoid Optimus
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Tesla mulai memproduksi robot humanoid Optimus di pabriknya di Fremont, California, Amerika Serikat. Robot ini dikembangkan untuk menjalankan berbagai tugas dengan dukungan kecerdasan buatan (AI).

Dalam surat kepada pemegang saham untuk kuartal ketiga, Tesla menyebut robot yang keluar dari lini produksi tersebut sebagai robot pertama yang dibuat dengan standar produksi. Perusahaan juga mengklaim proses manufaktur Optimus sudah cukup matang untuk dikembangkan menjadi produk komersial.

Meski demikian, CEO Tesla Elon Musk menyebut produksi saat ini masih berada pada tahap awal. Menurutnya, peningkatan jumlah produksi akan berlangsung secara bertahap karena Optimus merupakan produk baru yang masih membutuhkan berbagai penyempurnaan.

Musk menargetkan Tesla mampu memproduksi 20.000 unit robot Optimus setiap minggu pada akhir 2027. Namun, ia mengakui proses peningkatan produksi berpotensi menghadapi sejumlah kendala.

Tesla masih perlu menyempurnakan desain dan proses manufaktur agar Optimus menjadi robot yang aman, andal, dan tahan lama. Selain itu, pengembangan AI juga masih harus dilanjutkan agar robot tersebut dapat menjalankan beragam tugas secara efektif.

Selain robot Optimus, Tesla juga terus mengembangkan teknologi mengemudi otonom melalui FSD.

Saat ini, FSD yang tersedia untuk konsumen masih membutuhkan pengawasan pengemudi. Artinya, pengemudi harus tetap memperhatikan kondisi jalan dan siap mengambil alih kendali kendaraan kapan saja.

Tesla berambisi menghadirkan versi FSD unsupervised atau tanpa pengawasan pengemudi. Teknologi tersebut ditujukan untuk memungkinkan kendaraan beroperasi secara otonom dengan kemampuan yang dikaitkan dengan Level 4, meskipun pencapaian level tersebut memerlukan validasi teknis dan operasional tersendiri.

Namun, jadwal peluncuran versi tersebut kembali mengalami penundaan.

Wakil Presiden Perangkat Lunak AI Tesla, Ashok Elluswamy, mengatakan perusahaan memperkirakan sekitar kuartal kedua tahun depan dapat mulai memasukkan sejumlah kendaraan milik pelanggan ke dalam armada robotaxi.

Rencana itu merujuk pada kemungkinan kendaraan pribadi Tesla yang menggunakan FSD versi Supervised mendapatkan pembaruan perangkat lunak sehingga dapat beroperasi tanpa pengawasan pengemudi, jika persyaratan teknis dan operasional telah terpenuhi.

Sebelumnya, dalam pembahasan laporan keuangan pada April lalu, Musk mengatakan versi FSD tanpa pengawasan kemungkinan dirilis pada kuartal keempat tahun ini.

SHARE:

AXIS Nation Cup 2026: 16 Tim Sekolah Siap Rebut Juara Futsal Nasional

Waspada! Aplikasi Palsu WhatsApp di Play Store Diunduh 500 Ribu Kali