Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Sebanyak 19,4 juta Orang di Indonesia Menderita Diabetes, 73%-nya Belum Terdiagnosis
SHARE:

Genzone.id, Jakarta - PT Roche Indonesia (Roche) bermitra dengan Diabetes Initiative Indonesia meluncurkan kamp manajemen diabetes bagi penyandang Tipe 1 dan Tipe 2 diabetes. Diawal 2024, lebih dari 20 peserta dan perawat memperoleh pengetahuan praktis manajemen diabetes, tips dan dukungan dalam aplikasi manajemen diabetes.

Fokus utama manajemen diabetes adalah menjaga kadar gula darah dalam kisaran target. Penggunaan pemantauan glukosa darah yang terstruktur memberikan fondasi yang berharga dan dapat diakses untuk manajemen diabetes guna membantu individu dengan diabetes dalam mengelola target glikemik dan memberdayakan manajemen mandiri terhadap kondisi mereka.

Baca Juga:
Hisense Tempati Peringkat 2 Besar Global untuk Pengiriman TV Sepanjang 2023

Diketahui, diabetes adalah salah satu tantangan kesehatan terbesar di dunia saat ini. Federasi Diabetes Internasional memperkirakan bahwa 783 juta orang di seluruh dunia akan hidup dengan diabetes pada tahun 2045, di mana 3 dari 4 orang dewasa berasal dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

“Diabetes adalah masalah mendesak di Indonesia dan masih banyak yang harus dilakukan untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan penyandang diabetes. Kami ingin membekali para penyandang diabetes dan perawat dengan pengetahuan dan cara untuk mengelola kondisi kronis seumur hidup ini dan menjalani hidup mereka sepenuhnya," ujar Roy Panusuan Sibarani, Chief Officer Diabetes Initiative Indonesia.

Pada tahun 2021, terdapat 19,4 juta orang di Indonesia yang menderita diabetes, di mana lebih dari 73% di antaranya belum terdiagnosis. Kerugian langsung akibat diabetes di Indonesia juga diperkirakan mencapai hampir 0,4% PDB Indonesia dan 13,7% total biaya kesehatan Indonesia.

“Penanganan diabetes dapat menjadi beban bagi penyandang diabetes karena mereka harus mencatat semua data yang diperlukan untuk pengambilan keputusan terapi. Dengan solusi digital seperti aplikasi manajemen diabetes, nilai glukosa darah dapat dipantau dengan mudah untuk meringankan beban pengumpulan dan analisis beberapa titik data," ujar Anita Sabidi, advokat pasien.

Baca Juga:
Tips Memilih Jasa Service Elektronik Kantor, Lakukan Riset dan Compare

Sementara Cluster Head of Asia Emerging Markets at Roche Diabetes Care, Bryan Koh menambahkan, Indonesia saat ini sedang bergulat dengan meningkatnya prevalensi diabetes, ditambah dengan beragamnya aksesibilitas layanan kesehatan dan kesenjangan gaya hidup. Pemantauan gula darah yang terstruktur sangat penting dalam manajemen diabetes, namun mengumpulkan dan mengelola data ini dapat menjadi hal yang menakutkan bagi penyandang diabetes.

"Kami bertujuan untuk memberikan solusi yang berpusat pada pasien untuk memberdayakan individu-individu ini dalam mengelola kondisi mereka, merasakan kesembuhan yang sesungguhnya, dan menjalani kehidupan yang normal dan sehat," katanya.

SHARE:

Rayakan Kekayaan Budaya dan Keindahan Danau Toba Lewat Kompetisi Lari Kelas Dunia 

Jakarta dan Makassar Jadi Kota Paling Banyak Wisatawan Selama Libur Lebaran 2024