Technologue.id - Musim baru PGA Tour 2026 terus bergulir dengan penuh antusiasme di California minggu ini. Scottie Scheffler dipastikan melakukan debut musimnya di turnamen American Express sebagai kandidat juara terkuat. Kehadirannya menjadi sorotan utama bagi para penggemar golf dan pengamat olahraga di seluruh dunia.
Turnamen ini merupakan ajang kedua dalam kalender musim baru PGA Tour yang sangat dinantikan. Banyak bintang tur profesional akan memulai perjalanan kompetitif mereka di lapangan ini. Namun, perhatian publik tertuju pada sang pegolf nomor satu dunia yang tampil sangat dominan.
Scottie Scheffler datang dengan reputasi mentereng setelah memenangkan penghargaan Player of the Year empat kali berturut-turut. Dominasinya di lapangan hijau mengingatkan banyak orang pada era kejayaan Tiger Woods. Konsistensi permainan Scheffler membuatnya menjadi standar tertinggi dalam golf profesional saat ini.
Dalam bursa taruhan, posisi Scheffler terlihat sangat mencolok dibandingkan kompetitor lainnya. Ia menempati posisi favorit mutlak dengan angka +280 untuk memenangkan American Express 2026. Angka ini menunjukkan betapa besarnya kepercayaan pasar terhadap kemampuan teknis sang bintang.
Baca Juga:
Pesaing terdekat di daftar peluang adalah rekan setim Scheffler di Ryder Cup, Ben Griffin. Griffin memiliki catatan impresif dengan tiga kemenangan sepanjang tahun 2025 lalu. Prestasi tersebut bahkan membuatnya masuk dalam nominasi pemain terbaik tahunan bersama Scheffler.
Meskipun Griffin tampil luar biasa, jarak peluang antara dirinya dan Scheffler masih tergolong sangat lebar. Griffin berada di angka +1800, yang menandakan kesenjangan signifikan dalam prediksi kemenangan. Hal ini menegaskan betapa sulitnya menyaingi performa sang peringkat satu dunia.
Untuk meningkatkan performa di lapangan seperti para profesional ini, pemahaman alat sangat penting. Anda bisa mempelajari ulasan tentang Putter Halloween yang unik. Pemilihan peralatan yang tepat sering kali menjadi faktor penentu kemenangan di level kompetisi tinggi.
Di bawah Griffin, terdapat kelompok pemain elite yang memiliki peluang sama kuat di angka +2200. Nama-nama besar seperti Ludvig Aberg, Patrick Cantlay, dan Russell Henley mengisi posisi ini. Sam Burns juga bergabung dalam kelompok tersebut sebagai penantang serius gelar juara.
Robert MacIntyre menyusul di urutan berikutnya dengan peluang kemenangan sebesar +2500. Sementara itu, Matt Fitzpatrick berada sedikit di belakangnya dengan angka +2800. Persaingan di papan tengah ini diprediksi akan berlangsung sangat ketat dan menarik.
Bagi pemain amatir yang ingin memantau statistik permainan seperti para pro, teknologi sangat membantu. Penggunaan Aplikasi Golf dapat membantu menganalisis data permainan Anda secara akurat. Data yang tepat adalah kunci untuk memperbaiki strategi di setiap pukulan.
Daftar unggulan selanjutnya diisi oleh Harry Hall dan Si Woo Kim yang sama-sama berada di angka +3250. Sepp Straka membuntuti mereka dengan peluang +3500 untuk meraih trofi minggu ini. Variasi peluang ini menunjukkan kedalaman talenta yang hadir di American Express 2026.
Pemain veteran seperti Rickie Fowler dan Harris English juga masih diperhitungkan dalam bursa taruhan kali ini. English memiliki peluang +5000, sementara Fowler berada di angka +5500 bersama Michael Thorbjornsen. Mereka tetap menjadi ancaman yang tidak bisa diremehkan oleh para pemain muda.
Selain faktor keberuntungan, kemampuan membaca kondisi lapangan adalah skill vital bagi setiap pemain. Teknik dari Ahli Short Game bisa menjadi referensi berharga untuk mengatasi situasi sulit. Penguasaan medan sering kali menjadi pembeda antara juara dan peserta biasa.
Jason Day dan Min Woo Lee melengkapi daftar 20 besar dengan peluang kemenangan masing-masing +6500. Penggemar dapat melihat daftar lengkap peluang dan taruhan melalui aplikasi Fanatics Sportsbook. Turnamen minggu ini menjanjikan aksi spektakuler dari para pegolf terbaik dunia.