Technologue.id, Jakarta – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Buds On, earphone clip-on pertama perusahaan yang hadir dengan desain terbuka. Perangkat ini diperkenalkan di Korea Selatan, hanya sehari setelah gambar yang diduga menampilkan earphone tersebut beredar di internet.
Berbeda dari earphone TWS konvensional yang menggunakan ujung silikon dan masuk ke saluran telinga, Galaxy Buds On mengandalkan desain klip yang menempel di bagian luar telinga. Desain ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama, termasuk ketika berolahraga atau melakukan aktivitas di luar ruangan.
Desain terbuka tersebut juga memungkinkan pengguna tetap mendengar suara dari lingkungan sekitar. Dengan begitu, pengguna bisa menikmati musik sambil tetap memperhatikan kondisi di sekitarnya, terutama ketika berlari atau berjalan di tempat umum.
Dari sisi perangkat keras, Galaxy Buds On ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon S7 Gen 1 yang dipadukan dengan amplifier Kelas D. Samsung mengklaim kombinasi tersebut memungkinkan earphone digunakan hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian daya.
Untuk pengoperasian, Samsung menyematkan kontrol sentuh pada bagian belakang unit earphone. Melalui kontrol tersebut, pengguna dapat mengatur pemutaran musik maupun menangani panggilan telepon tanpa harus selalu membuka ponsel.
Galaxy Buds On juga dilengkapi tiga mikrofon dan sensor getaran berbasis konduksi tulang. Sensor tersebut dapat mendeteksi ketika pengguna berbicara untuk membantu mengurangi kebisingan latar belakang selama panggilan telepon.
Teknologi ini diharapkan membantu suara pengguna terdengar lebih jelas ketika melakukan panggilan di lingkungan yang ramai.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah dukungan terhadap ekosistem AI Samsung. Ketika terhubung ke ponsel atau tablet Galaxy yang mendukung Galaxy AI, pengguna dapat mengakses asisten dan menjalankan berbagai tindakan melalui earphone. Galaxy Buds On juga mendukung Gemini Live, layanan AI percakapan yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan asisten menggunakan suara.
Integrasi ini memberikan alternatif bagi pengguna yang ingin mengakses asisten AI tanpa harus terus-menerus memegang atau melihat layar ponsel.
Selain perintah suara, Samsung menghadirkan fitur Head Gestures atau gestur kepala. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan sejumlah tindakan melalui gerakan kepala, seperti menjawab atau mengakhiri panggilan, memeriksa notifikasi, hingga mematikan alarm.
Dengan kemampuan tersebut, pengguna memiliki pilihan kontrol tambahan ketika tangan sedang sibuk berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya.
Samsung membanderol Galaxy Buds On dengan harga 299.999 won Korea Selatan, atau sekitar Rp3,9 jutaan. Perangkat ini dijadwalkan mulai tersedia di Korea Selatan pada 27 Oktober, sebelum diluncurkan secara bertahap ke wilayah lainnya.