Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Samsung Galaxy Watch9 Tawarkan Desain Lebih Nyaman dan Fitur AI yang Lebih Cerdas
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Watch9 sebagai generasi terbaru smartwatch premium yang membawa peningkatan di berbagai aspek, mulai dari desain, performa, daya tahan baterai, hingga fitur kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini dirancang untuk menjadi pendamping gaya hidup sehat sekaligus menunjang aktivitas harian pengguna.

Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager untuk Samsung Electronics Indonesia mengatakan bahwa Galaxy Watch9 tetap mempertahankan desain ikonik berbentuk lingkaran yang telah menjadi identitas lini Galaxy Watch selama dua tahun terakhir. Namun, Samsung menghadirkan sejumlah penyempurnaan untuk meningkatkan kenyamanan saat digunakan sepanjang hari.

Samsung Galaxy Watch9

Meski bobot Galaxy Watch9 relatif sama dengan pendahulunya, Samsung mengklaim smartwatch terbaru ini terasa lebih ringan saat dikenakan berkat penggunaan Air Pocket Structure pada strap.

Teknologi tersebut memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik sehingga mampu menyerap keringat secara lebih optimal. Hasilnya, jam tangan terasa lebih nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas, termasuk olahraga maupun penggunaan harian.

"Beratnya itu kurang lebih sama dengan Watch 8. Tapi kita bisa rasakan (Galaxy Watch9) jauh terasa lebih ringan. Kenapa? Karena adanya air pocket structure di bagian strap-nya, yang mana air pocket structure ini membuat penyerapan keringat itu jauh lebih maksimal," ujarnya.

Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager untuk Samsung Electronics Indonesia

Selain itu, Samsung juga menyediakan beragam pilihan strap yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, mulai dari aktivitas olahraga hingga penggunaan formal.

Urusan dapur pacu, Galaxy Watch9 turut dibekali chipset terbaru yang menawarkan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya.

Samsung juga meningkatkan kapasitas baterai sekitar 20 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Untuk model yang sebelumnya memiliki baterai 325 mAh, kini kapasitasnya meningkat menjadi sekitar 390 mAh, sehingga mampu memberikan daya tahan yang lebih lama.

Dari sisi pengisian daya, Samsung mengklaim smartwatch ini mendukung fast charging, dengan pengisian selama sekitar 30 menit mampu mengisi baterai hingga sekitar 45 persen.

Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah Daily Cardio Load, yang membantu pengguna memantau beban latihan harian.

Melalui Samsung Health, pengguna dapat menentukan tujuan kebugaran, seperti menjaga kesehatan secara umum, mempertahankan berat badan, atau meningkatkan performa kardiovaskular.

Samsung Galaxy Watch9

Setelah target ditentukan, Galaxy Watch9 akan menganalisis aktivitas yang dilakukan dan menunjukkan apakah intensitas latihan masih di bawah target, sudah sesuai, atau bahkan berlebihan. Dengan begitu, pengguna dapat mengetahui kapan harus meningkatkan latihan maupun kapan tubuh membutuhkan waktu istirahat.

"Nantinya kita bisa tahu nih ketika sudah step goals-nya, kita bisa tahu aktivitas apa yang kita lakukan itu sebenarnya sudah meet target, below target, atau malah kita over training. Jadi penting bagi yang aktif beraktivitas itu mengetahui kapan mereka beristirahat, kapan mereka bisa push to the limitm" tutur Sultan.

Samsung juga menghadirkan fitur Fitness Index yang memberikan skor kebugaran berdasarkan lima indikator utama, diantaranya Body Composition, kebugaran kardiovaskular, hingga kekuatan otot.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, Samsung Health akan memberikan rekomendasi olahraga yang sesuai. Misalnya, apabila tingkat fleksibilitas pengguna masih rendah, aplikasi akan menyarankan latihan peregangan (stretching) melalui berbagai program yang tersedia.

Untuk fitur kesehatan, Galaxy Watch9 menghadirkan My Vitals, yang menggabungkan lima parameter penting dalam satu tampilan analisis. Fitur ini memantau detak jantung (Heart Rate), suhu kulit, hingga kadar oksigen dalam darah (SpO₂).

Setelah digunakan selama sekitar tujuh hari, smartwatch akan membangun baseline kondisi tubuh pengguna. Jika terjadi perubahan yang tidak biasa, misalnya akibat kurang tidur atau mulai mengalami penurunan kondisi tubuh, sistem akan memberikan peringatan sehingga pengguna dapat mengambil tindakan lebih awal.

Samsung juga memperkenalkan fitur baru Heart Health Score. Fitur ini mengombinasikan data Vascular Load, indeks massa tubuh (BMI), serta berbagai data kesehatan lainnya untuk menghasilkan skor kesehatan jantung.

Dengan adanya skor tersebut, pengguna dapat memantau perubahan kondisi jantung dari waktu ke waktu, baik saat beristirahat maupun setelah melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.

Galaxy Watch9 juga membawa pengalaman AI yang lebih intuitif. Apabila sebelumnya pengguna harus menekan tombol terlebih dahulu untuk mengaktifkan Gemini, kini asisten AI dapat dipanggil langsung melalui perintah suara tanpa perlu menyentuh perangkat.

Samsung menyebut peningkatan ini membuat interaksi dengan smartwatch menjadi lebih cepat dan praktis, termasuk untuk menjalankan berbagai perintah maupun mencari informasi saat beraktivitas.

Selain AI, Galaxy Watch9 juga mendukung Samsung Wallet dengan fitur pembayaran nirkontak (NFC), sehingga pengguna dapat melakukan transaksi maupun mengakses transportasi umum yang mendukung pembayaran digital hanya dengan sekali sentuh.

Galaxy Watch9 tersedia dalam dua pilihan ukuran, yakni 40 mm dan 45 mm, dengan beberapa pilihan warna yang disesuaikan untuk masing-masing model.

Samsung juga menawarkan beragam aksesori strap yang dapat dipilih sesuai gaya dan kebutuhan pengguna.

Untuk pasar Indonesia, Galaxy Watch9 telah membuka masa pre-order mulai 22 Juli hingga 13 Agustus. Galaxy Watch9 dijual mulai dari harga Rp5.999.000 untuk ukuran 40 mm dan Rp6.499.000 untuk ukuran 44 mm.

SHARE:

Wuling Aira EV Rp155 Juta Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Aktifkan Mode Pesawat Saat Cas Baterai, Mitos atau Fakta?