Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Samsung Bentuk Divisi Khusus Produksi Robot Humanoid
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Samsung memperkuat ambisinya di bidang robotika dengan membentuk divisi baru bernama RX (Robotics eXperience). Langkah ini menegaskan keseriusan raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut dalam mengembangkan teknologi robot berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk masa depan.

Divisi RX akan dipimpin oleh Dongkun Lee, yang bergabung dengan Samsung pada Mei lalu sebagai Wakil Presiden Eksekutif. Sebelum bergabung dengan Samsung, Lee dikenal memimpin strategi robotika Hyundai, termasuk pengembangan bisnis perusahaan setelah akuisisi Boston Dynamics.

Sementara itu, CEO Samsung TM Roh akan mengawasi langsung operasional divisi baru tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan di sektor robotika.

Divisi RX akan berbasis di kantor pusat Samsung di Seoul, Korea Selatan. Namun, perusahaan juga berencana membangun pusat penelitian robotika di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang guna memanfaatkan talenta dan keahlian lokal dalam pengembangan teknologi robot.

Menurut laporan Reuters, ekspansi tersebut mencerminkan tren industri teknologi global yang kini semakin berfokus pada pengembangan AI fisik (physical AI), yakni penerapan kecerdasan buatan pada perangkat dan robot yang dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan nyata.

Laporan Korea JoongAng Daily menyebutkan Samsung menargetkan mulai memproduksi robot humanoid pada tahun ini. Robot tersebut diperkirakan menjadi salah satu fokus utama divisi RX dalam beberapa tahun mendatang.

Untuk mendukung rencana tersebut, TM Roh sebelumnya mengumumkan investasi sebesar 19 triliun won Korea Selatan atau sekitar US$13 miliar untuk mengembangkan fasilitas manufaktur di Gumi, Korea Selatan. Fasilitas tersebut akan menjadi pusat produksi robot humanoid Samsung sekaligus memperkuat kapasitas manufaktur perusahaan di bidang robotika.

SHARE:

Era AI Tingkatkan Ancaman Siber, Perusahaan Diminta Perkuat Perlindungan Endpoint

Prancis Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun