Ketika bensin masuk ke mesin diesel, kemampuan pelumasan tersebut dapat berkurang. Akibatnya, komponen sistem bahan bakar berpotensi mengalami gangguan jika mobil terus digunakan.
Sementara itu, solar pada mesin bensin juga dapat menghambat proses pembakaran. Karena itu, kedua jenis kesalahan tersebut sama-sama membutuhkan penanganan yang tepat.
Pemahaman soal karakteristik bahan bakar ini juga sejalan dengan perkembangan teknologi otomotif yang makin beragam. Sejumlah pabrikan kini menawarkan opsi Mobilitas Efisien lewat kendaraan hibrida dan elektrifikasi.
Meski begitu, kendaraan berbahan bakar minyak masih mendominasi jalanan Indonesia. Karena itu, ketelitian saat mengisi BBM tetap menjadi hal mendasar yang tidak boleh diabaikan.
Perkembangan industri otomotif pun turut memengaruhi cara pengemudi berinteraksi dengan kendaraannya. Bahkan, perubahan pada sistem transmisi seperti Akhir Era Transmisi manual menunjukkan bahwa teknologi terus berevolusi. Namun, prinsip dasar perawatan mesin, termasuk memastikan jenis bahan bakar yang tepat, tidak pernah berubah.
Enam Tips Mencegah Salah Isi BBM di SPBU
Kabar baiknya, pengemudi bisa mengurangi risiko salah isi BBM dengan langkah sederhana. Kuncinya adalah lebih teliti sejak mobil masuk area SPBU. Berikut enam tips yang bisa kamu terapkan.