Jakarta – SahamPro resmi meluncur di Indonesia sebagai platform terminal analitik saham berbasis kecerdasan buatan. Aplikasi ini dirancang khusus untuk membantu investor ritel memantau akumulasi saham para bandar di Bursa Efek Indonesia.
Platform ini memposisikan diri sebagai “Bloomberg-lite” versi ramah kantong. Inovasi ini memberikan akses bagi investor perorangan untuk menikmati analisis pergerakan bandar kelas kakap yang selama ini hanya bisa dijangkau oleh modal institusi.
Langkah berani ini diambil karena adanya ketimpangan informasi yang sangat besar antara pergerakan bandar besar dengan para trader ritel di lantai bursa. Ricky Irawan selaku Founder SahamPro menegaskan misi utama mereka sangat sederhana.
“Memberikan ‘mesin’ analisa setara agar investor lokal bisa mengambil keputusan berdasarkan data riil, bukan sekadar tebak-tebakan atau ikut-ikutan tren FOMO,” ujar Ricky Irawan dalam keterangan resminya.
SahamPro menyuntikkan berbagai fitur canggih yang siap mendeteksi pergerakan dana besar dari sekitar 900 emiten tercatat di BEI. Mulai dari pemantauan arus modal asing hingga notifikasi mendadak saat ada direksi perusahaan yang melakukan transaksi.
Salah satu keunggulan utama adalah fitur Pelacak Bandar atau Bandarmology. Fitur ini khusus memantau aksi akumulasi atau distribusi dari berbagai broker secara real-time di seluruh saham BEI.
Platform ini juga memiliki Sinyal Combo 4-Way dan Insider Alert. Ini adalah kombinasi analisis akumulasi bandar, volume perdagangan, teknikal, dan foreign flow, plus alarm otomatis saat orang dalam atau direksi melakukan transaksi saham.
Tak hanya itu, SahamPro dibekali AI Analyst dan Pembaca Laporan Keuangan. Sistem pintar ini mampu merangkum isi laporan keuangan perusahaan yang rumit menjadi insight otomatis yang mudah dipahami investor.
Fitur lainnya mencakup Screener, Dividend Tracker, dan News Sentiment. Alat ini berfungsi sebagai penyaring saham potensial, pemantau jadwal pembagian dividen, hingga analisis sentimen berita yang berdampak langsung ke harga pasar.
Pengguna juga bisa menikmati Alert Real-Time dan Bot Telegram. Notifikasi instan dikirim saat terjadi anomali volume atau harga yang menembus batas, lengkap dengan laporan bandarmology setiap pagi.
Terakhir, ada fitur Analyzer Per Saham. Fitur ini memberikan panduan kalkulasi otomatis untuk menentukan titik masuk, target cuan, hingga pembatasan rugi yang dilengkapi disclaimer edukatif.
Baca Juga:
Meskipun dibekali teknologi kecerdasan buatan yang sangat canggih, SahamPro tetap mengedepankan aspek transparansi dan kepatuhan regulasi yang ketat. Manajemen menegaskan bahwa seluruh output data atau grafik yang dihasilkan murni bersifat sebagai alat bantu analisis.
Sistem ini sama sekali tidak memberikan rekomendasi mutlak atau paksaan untuk membeli maupun menjual suatu saham tertentu. Oleh karena itu, para pelaku pasar modal tetap diimbau untuk selalu melakukan riset mandiri secara bijak.
Dengan hadirnya SahamPro, investor ritel Indonesia kini memiliki akses setara untuk menganalisis pergerakan pasar. Platform ini menjadi solusi bagi mereka yang ingin mengoptimalkan strategi investasi tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Kehadiran aplikasi ini juga memperkuat ekosistem teknologi finansial di Indonesia. SahamPro membuktikan bahwa inovasi lokal mampu bersaing dengan platform global dalam menyediakan data pasar yang akurat dan real-time.
Bagi investor ritel yang ingin memulai, SahamPro menawarkan solusi lengkap untuk memahami pergerakan saham. Dengan berbagai fitur canggihnya, aplikasi ini siap menjadi sahabat para trader dalam mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas.