Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Roblox Perketat Sistem Usia Melalui Tiga Kategori Akun
SHARE:

Technologue.id, Jakarta –  Platform game populer Roblox bersiap meluncurkan perubahan besar terkait sistem usia pengguna, yang disebut sebagai pembaruan paling signifikan sejak fitur verifikasi usia diperkenalkan tahun lalu. Kali ini, fokus utama bukan hanya pada akses chat, tetapi pada pemisahan pengalaman bermain berdasarkan kelompok usia.

Mulai pertengahan Mei, Roblox akan membagi pengguna ke dalam tiga kategori utama yang terdiri dari Roblox Kids, Roblox Select, dan Roblox (akun reguler). Di Amerika Serikat, kategori ini mencakup usia 5–8 tahun untuk Kids, 9–15 tahun untuk Select, dan 16 tahun ke atas untuk akun reguler. Setiap kategori akan disesuaikan dengan label tingkat kematangan konten, yaitu Minimal, Mild, Moderate dan Restricted.

Akun Kids menjadi yang paling ketat, dengan fitur obrolan dinonaktifkan secara default serta akses terbatas hanya pada konten dengan tingkat Minimal dan Mild. Sementara itu, pengguna usia 9–15 tahun dapat berinteraksi melalui obrolan dengan teman sebaya dan “teman tepercaya” yang telah diverifikasi oleh orang tua, serta dapat mengakses konten hingga tingkat Moderate .

Ketika pengguna mencapai usia 16 tahun, mereka akan otomatis beralih ke akun penuh dengan akses fitur yang lebih luas. Namun, konten dengan label Restricted tetap hanya bisa diakses oleh pengguna berusia 18 tahun ke atas.

Roblox menyatakan bahwa lebih dari setengah penggunanya telah melalui proses verifikasi usia, baik melalui identitas resmi maupun pemindaian wajah. Dengan peluncuran global yang ditargetkan selesai pada Juni, pengguna yang belum terverifikasi akan secara otomatis ditempatkan dalam pengalaman terbatas seperti akun Kids, tanpa akses ke obrolan atau konten di atas kategori Mild.

Selain pengaturan pengguna, Roblox juga memperketat aturan bagi pengembang. Mereka diwajibkan untuk memverifikasi identitas dan berlangganan layanan berbayar guna menunjukkan komitmen terhadap platform. Sistem moderasi berbasis AI akan digunakan untuk memastikan bahwa konten game sesuai dengan label usia yang diberikan, termasuk memantau aktivitas dalam game dan obrolan.

Meski demikian, pendekatan ini masih menyisakan tantangan, terutama terkait akurasi verifikasi usia otomatis. Laporan dari Wired sebelumnya menunjukkan bahwa sistem tersebut masih bisa ditembus, bahkan oleh pengguna di bawah umur.

Menanggapi hal ini, Kepala Keamanan Roblox, Matt Kaufman, menyatakan bahwa perusahaan terus memantau perilaku pengguna dan akan meminta verifikasi ulang jika ditemukan ketidaksesuaian. “Jika kami salah, kami menyediakan berbagai cara bagi pengguna untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Sebagai tambahan, Roblox juga akan menghadirkan fitur kontrol orang tua baru pada Juni, termasuk kemampuan memblokir game tertentu dan mengatur akses obrolan hingga anak berusia 16 tahun. Orang tua juga dapat memberikan izin khusus untuk mengakses game di luar kategori usia anak dalam kondisi tertentu.

SHARE:

Aftersales BYD Indonesia Disorot, Prosedur Bertele-tele hingga Mobil Joget

GrabX 2026: Driver AI Assistant dan 13 Fitur AI Baru untuk Panduan Cerdas Harian