Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
PS6 Terancam Molor ke 2028, Bos Sony Buka Suara Soal Kelangkaan Memori
SHARE:

Jakarta – Rencana kehadiran PlayStation 6 (PS6) kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar konsol. Sony akhirnya memberikan gambaran mengenai perkembangan konsol generasi terbaru tersebut. Namun, perusahaan asal Jepang itu belum bisa memastikan jadwal peluncuran resmi PS6.

Presiden sekaligus CEO Sony, Hiroki Totoki, mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengambil keputusan soal waktu peluncuran maupun harga PS6. Sony masih memantau perkembangan pasar sebelum menentukan strategi terbaik. Pernyataan ini sekaligus membuat rumor peluncuran PS6 pada 2027 semakin diragukan.

Persoalan utama yang menjadi perhatian Sony adalah kelangkaan komponen memori. Meningkatnya kebutuhan industri kecerdasan buatan (AI) telah mendorong permintaan komponen perangkat keras, termasuk memori. Alhasil, pasokan komponen tersebut semakin terbatas dan berdampak pada rencana produksi konsol terbaru.

"Kami belum memutuskan kapan akan meluncurkan konsol baru tersebut maupun berapa harganya. Karena itu, kami ingin mengamati dan mengikuti perkembangan situasi terlebih dahulu," kata Totoki, seperti dikutip dari keterangan resmi perusahaan.

Totoki memperkirakan kondisi kelangkaan memori masih akan berlangsung hingga tahun fiskal Sony 2027. Periode tersebut berakhir pada Maret 2028. Artinya, tekanan terhadap ketersediaan komponen berpotensi memengaruhi rencana produksi PS6 dalam beberapa tahun ke depan.

PS6 Terancam Molor ke 2028? Bos Sony Akhirnya Ungkap Kondisi Sebenarnya

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Sony. Jika mengikuti pola peluncuran sebelumnya, PS6 sebenarnya berpeluang diperkenalkan pada 2027. PlayStation 4 meluncur pada 2013, sementara PlayStation 5 menyusul pada November 2020. Jarak tujuh tahun antara kedua konsol tersebut membuat 2027 dianggap sebagai periode yang masuk akal.

Namun, Sony belum pernah mengonfirmasi tahun tersebut sebagai jadwal resmi peluncuran PS6. Karena itu, kemungkinan konsol ini baru hadir pada 2028 atau setelahnya masih terbuka lebar. Belum ada kepastian kapan konsumen bisa menikmati generasi penerus PS5 tersebut.

Selain memantau ketersediaan komponen, Sony juga mulai mempertimbangkan sejumlah alternatif untuk menentukan strategi bisnis konsol generasi berikutnya. Totoki menyebut perusahaan sedang melakukan berbagai simulasi. Salah satunya adalah kemungkinan mengubah model bisnis agar dapat menemukan solusi terbaik di tengah ketidakpastian industri.

"Kami ingin mempertimbangkan berbagai simulasi, termasuk mengubah model bisnis, untuk menemukan solusi dan strategi terbaik," ujarnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa persoalan PS6 bukan hanya berkaitan dengan jadwal produksi. Strategi penetapan harga dan model bisnis yang akan diterapkan Sony juga menjadi pertimbangan penting. Simulasi ini dilakukan agar Sony tidak salah langkah dalam menghadirkan konsol anyar di pasar yang penuh ketidakpastian.

Tantangan serupa ternyata juga dihadapi Microsoft. Perusahaan tersebut dilaporkan tengah menyiapkan konsol genggam Xbox untuk musim liburan akhir 2027. Langkah itu disebut sebagai persiapan sebelum meluncurkan konsol generasi berikutnya bernama Project Helix pada akhir 2028.

Laporan Fortune bahkan menyebut proyeksi harga internal Project Helix berada di kisaran US$1.200 hingga US$1.800. Dengan asumsi kurs US$1 setara Rp18.000, angka tersebut setara Rp21,6 juta hingga Rp32,4 juta. Besaran ini memperlihatkan potensi biaya yang harus dikeluarkan konsumen untuk menikmati konsol generasi terbaru.

Harga akhirnya masih mungkin lebih rendah apabila Microsoft bersedia menanggung sebagian biaya produksi. Meski demikian, informasi mengenai jadwal dan harga Project Helix belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Microsoft. Sejumlah pengamat menilai tekanan pasokan komponen menjadi faktor utama di balik ketidakpastian tersebut.

Di tengah ketidakpastian mengenai penerusnya, Sony masih memiliki PS5 sebagai andalan di pasar konsol. Perusahaan juga belum menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan dukungan terhadap perangkat tersebut dalam waktu dekat. Sejumlah game besar masih disiapkan untuk PS5, termasuk GTA 6 yang menjadi salah satu judul paling dinantikan para pemain.

Kondisi ini memberikan ruang bagi Sony untuk mempertimbangkan waktu peluncuran PS6 tanpa harus terburu-buru mengikuti siklus generasi sebelumnya. Konsumen pun disebut masih diberi waktu untuk menikmati PS5. Untuk saat ini, belum ada tanggal peluncuran maupun harga resmi PS6 yang diumumkan.

Pernyataan Hiroki Totoki menegaskan bahwa Sony masih harus memperhitungkan kondisi pasokan komponen sebelum menentukan masa depan konsol PlayStation generasi berikutnya. Sejumlah bocoran sebelumnya juga sempat menyebut PS6 bakal hadir dengan pendekatan berbeda, termasuk soal performa PS6 yang diklaim dikurangi demi harga lebih murah. Meski begitu, semua itu masih sebatas spekulasi hingga Sony memberikan pengumuman resmi.

Di sisi lain, industri game tengah menghadapi perubahan besar dengan kehadiran teknologi cloud. Sejumlah pihak menilai masa depan konsol fisik bakal menghadapi tantangan, seperti dalam diskusi soal masa depan konsol yang kian diperbincangkan. Namun, Sony tampaknya masih berkomitmen menghadirkan PS6 sebagai penerus PS5, meski dengan sejumlah penyesuaian strategi.

SHARE:

Osaka Tampilkan Ekosistem Fintech di Singapore FinTech Festival 2026

SMK Nusantara dan MAN 1 Sukabumi Juara AXIS Nation Cup 2026