Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Produksi Konten, Netflix Bentuk Studio AI Generatif INKubator
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Netflix kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk industri hiburan. Menurut laporan The Verge, layanan streaming tersebut kini membentuk studio baru bernama INKubator yang akan berfokus pada pembuatan konten berbasis AI generatif.

Studio baru ini disebut akan mengembangkan konten animasi pendek dengan memanfaatkan alur kerja dan berbagai alat AI generatif. Informasi tersebut terungkap melalui sejumlah lowongan pekerjaan yang saat ini dibuka oleh Netflix untuk tim INKubator.

Meski begitu, proyek ini tampaknya masih berada pada tahap awal pengembangan. Saat ini INKubator masih mencari sejumlah posisi penting, termasuk kepala teknologi, sehingga kemungkinan dibutuhkan waktu sebelum hasil produksi mereka benar-benar hadir untuk penonton.

Dalam tahap awal, tim tersebut diproyeksikan fokus pada produksi film pendek dan spesial animasi. Namun, ambisi Netflix terhadap INKubator tampaknya jauh lebih besar. Salah satu deskripsi lowongan pekerjaan bahkan menyebutkan rencana studio untuk berkembang dari format film pendek menuju produksi konten berdurasi lebih panjang di masa mendatang.

Langkah ini juga bukan sesuatu yang mengejutkan. Netflix sebelumnya telah beberapa kali menunjukkan ketertarikannya terhadap teknologi AI. Perusahaan itu diketahui mulai memanfaatkan AI dalam sistem periklanannya, serta mengakuisisi startup AI bernama InterPositive yang didirikan oleh Ben Affleck.

Selain itu, fokus Netflix terhadap format video vertikal untuk aplikasi selulernya dinilai cocok menjadi wadah bagi konten AI generatif yang kemungkinan akan diproduksi oleh INKubator. Format ini dinilai lebih fleksibel untuk eksperimen konten singkat berbasis teknologi baru.

SHARE:

Meta Uji Fitur AI Mirip Grok di Threads

Waspada Serangan Phishing Baru yang Manfaatkan Amazon SES untuk Menipu Korban