Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Pre Order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur Januari 2027
SHARE:

Jakarta, Technologue.id – Antusiasme konsumen terhadap iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple, langsung terlihat saat periode pemesanan awal atau pre-order dibuka pada Jumat (16/10/2026). Dalam hitungan menit, stok yang tersedia untuk pemesanan online dilaporkan habis. Calon pembeli yang belum beruntung pun harus menunggu hingga Januari 2027 untuk mendapatkan perangkat tersebut.

Laporan sejumlah media teknologi menyebut lonjakan permintaan membuat estimasi pengiriman iPhone Duo terus bergeser sejak pre-order dimulai. Konsumen yang berhasil memesan pada gelombang pertama dijadwalkan menerima perangkat pada 23 Oktober 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan hari pertama penjualan resmi perangkat.

Namun, pembeli yang terlambat melakukan pemesanan menghadapi waktu tunggu yang jauh lebih panjang. Estimasi pengiriman untuk berbagai pilihan warna dan kapasitas penyimpanan dilaporkan mundur hingga akhir Januari 2027. Di sejumlah pasar, termasuk China, stok iPhone Duo bahkan dilaporkan habis dalam hitungan detik.

Situasi tersebut memperlihatkan tingginya persaingan di antara konsumen yang ingin menjadi pemilik pertama perangkat lipat terbaru Apple. Fenomena ini sekaligus menandai babak baru persaingan Apple di segmen ponsel lipat yang selama ini diramaikan produsen Android. Sebelumnya, Apple memang dikabarkan siap terjun ke pasar ponsel lipat lewat kerja sama dengan sejumlah pemasok komponen.

Pre Order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027 Produksi Terbatas Jadi Tantangan Apple

Lonjakan permintaan diduga menjadi salah satu penyebab panjangnya antrean pemesanan. Namun, keterbatasan pasokan juga berperan dalam mundurnya jadwal pengiriman iPhone Duo. Sebelum peluncuran, laporan Nikkei Asia menyebutkan bahwa Apple masih berupaya meningkatkan kapasitas produksi ponsel lipat tersebut.

Produksinya dilaporkan hanya mencapai ratusan unit per hari, jauh di bawah volume produksi iPhone pada umumnya. Di China, keterbatasan stok juga dikaitkan dengan penggunaan mekanisme engsel baru pada iPhone Duo. Komponen tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang membatasi jumlah perangkat yang dapat diproduksi.

Isu ini sejalan dengan laporan sebelumnya soal kendala engsel yang membuat produksi iPhone Duo diduga berjalan terbatas. Salah satu perkiraan menyebutkan alokasi awal perangkat ini hanya sekitar 200.000 unit untuk seluruh saluran penjualan. Meski demikian, angka tersebut belum dapat dipastikan sebagai jumlah resmi karena Apple belum mengumumkan total unit untuk penjualan perdana.

Apple sendiri menyatakan bahwa permintaan terhadap iPhone Duo melampaui ekspektasi perusahaan. Dalam pernyataan resminya, Apple menyebut permintaan pre-order untuk ponsel lipat pertamanya tersebut sangat luar biasa. Perusahaan juga mengatakan terus berupaya mengirimkan perangkat kepada pelanggan dan tetap menerima pesanan melalui toko online.

Meski demikian, panjangnya estimasi waktu pengiriman tidak otomatis menunjukkan jumlah unit yang telah terjual. Tanpa data resmi mengenai volume pre-order dan persediaan awal, besarnya permintaan belum dapat dihitung secara pasti. Publik pun masih menunggu transparansi Apple soal angka penjualan sebenarnya.

Harga iPhone Duo Melonjak di Pasar Penjualan Kembali

Terbatasnya ketersediaan perangkat turut dimanfaatkan oleh para scalper atau calo yang membeli produk untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Di China, iPhone Duo dengan kapasitas penyimpanan 256 GB dilaporkan muncul di platform penjualan kembali dengan harga mencapai 3.885 dolar AS atau sekitar Rp69,9 juta. Angka itu menggunakan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS.

Harga tersebut hampir dua kali lipat dari harga resmi perangkat dengan kapasitas penyimpanan yang sama di Amerika Serikat, yakni 1.999 dolar AS atau sekitar Rp36 juta. Praktik serupa juga dilaporkan terjadi di eBay. Sejumlah penjual menawarkan iPhone Duo dengan harga mencapai 4.999 dolar AS atau sekitar Rp90 juta.

Salah satu penawaran tersebut mencantumkan varian berwarna Night Sky dengan kapasitas penyimpanan 2 TB. Sebagai perbandingan, Apple menetapkan harga resmi varian 2 TB sebesar 3.199 dolar AS atau sekitar Rp57,6 juta. Perbedaan harga tersebut menunjukkan bagaimana kelangkaan stok pada masa peluncuran dapat dimanfaatkan penjual pihak ketiga.

Namun, harga yang tercantum dalam iklan penjualan kembali tidak serta-merta mencerminkan harga transaksi yang benar-benar dibayarkan konsumen. Fenomena lonjakan harga seperti ini bukan hal baru di pasar gadget. Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi pada produk Apple lain, seperti yang tergambar dalam laporan harga iPhone 8 yang bisa melambung tinggi di sejumlah negara.

Pilihan Kapasitas hingga 2 TB

Apple menawarkan iPhone Duo dalam beberapa konfigurasi penyimpanan dengan harga yang berbeda. Untuk pasar Amerika Serikat, model 256 GB dibanderol 1.999 dolar AS, sedangkan varian 512 GB dijual seharga 2.199 dolar AS atau sekitar Rp39,6 juta. Sementara itu, model 1 TB dipasarkan dengan harga 2.599 dolar AS atau sekitar Rp46,8 juta.

Adapun varian tertinggi dengan kapasitas 2 TB dibanderol 3.199 dolar AS. Seluruh harga tersebut merupakan harga resmi di Amerika Serikat dan belum memperhitungkan pajak maupun biaya lain yang mungkin berlaku. Harga tersebut juga tidak dapat langsung dijadikan acuan harga resmi di Indonesia.

Laporan dari China menyebutkan bahwa ketersediaan varian berkapasitas besar masih terbatas. Bahkan sebagian model 1 TB diperkirakan baru tersedia pada 2027. Bagi calon pembeli, kondisi ini berarti memilih kapasitas penyimpanan yang diinginkan belum tentu menjamin perangkat dapat diterima lebih cepat. Ketersediaan masing-masing konfigurasi tetap bergantung pada alokasi stok di setiap pasar.

Peluang Penjualan iPhone Duo Jadi Perhatian Analis

Di tengah antrean pemesanan yang panjang, potensi penjualan iPhone Duo juga menjadi perhatian analis pasar. Analis Bloomberg Intelligence, Anurag Rana dan Josh Christensen, sebelumnya memperkirakan perangkat tersebut dapat terjual sebanyak 14 juta unit pada tahun fiskal 2027 Apple. Nilai penjualannya diperkirakan mencapai 28 miliar dolar AS atau sekitar Rp448 triliun berdasarkan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS.

Proyeksi tersebut berpotensi meningkat apabila Apple mampu menarik pengguna iPhone Pro dan iPhone Pro Max untuk beralih ke perangkat lipat. Menurut kedua analis, perpindahan pengguna dari iPhone Pro ke iPhone Duo berpotensi meningkatkan harga jual rata-rata perangkat sebesar 82 persen. Sementara itu, perpindahan dari iPhone Pro Max diperkirakan dapat meningkatkan angka tersebut hingga 67 persen.

Meski begitu, angka tersebut masih berupa proyeksi analis, bukan hasil penjualan aktual. Realisasi penjualan akan bergantung pada respons konsumen setelah peluncuran, kemampuan produksi Apple, serta ketersediaan perangkat di berbagai pasar. Tren permintaan yang tinggi pada produk baru memang kerap menjadi perhatian, seperti terlihat pada pengalaman penjualan perdana sejumlah perangkat lain yang juga melampaui pendahulunya.

Kehadiran iPhone Duo menjadi langkah penting bagi Apple dalam memperluas bisnisnya ke segmen ponsel lipat. Dengan jadwal pengiriman yang telah bergeser hingga Januari 2027, tantangan utama Apple kini bukan hanya mempertahankan minat konsumen. Perusahaan juga dituntut memenuhi pesanan tanpa memperpanjang waktu tunggu.

Penjualan perdana pada 23 Oktober mendatang akan menjadi kesempatan bagi konsumen yang belum memperoleh alokasi pre-order untuk mencoba mendapatkan perangkat secara langsung melalui Apple Store. Namun, ketersediaan stok di gerai fisik belum dapat dipastikan dan kemungkinan berbeda di setiap lokasi. Tingginya permintaan awal memberikan sinyal positif bagi Apple, tetapi keberhasilan komersial iPhone Duo baru dapat dinilai lebih jelas setelah perusahaan mengungkapkan realisasi penjualan dan perkembangan pasokan dalam beberapa bulan mendatang.

SHARE:

Digimap Siapkan Merchandise Eksklusif Massicot Sambut iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Rayakan iPhone 18 Pro Series, Digimap Buka Apple Premium Partner Baru di Plaza Senayan