Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Polymarket Bayar Kreator untuk Sebarkan Video Taruhan Menyesatkan di TikTok
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Platform pasar prediksi Polymarket kembali menjadi sorotan setelah investigasi yang dilakukan oleh The Wall Street Journal mengungkap dugaan praktik pemasaran yang menyesatkan melalui media sosial. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Polymarket membayar sejumlah kreator konten untuk mempublikasikan video yang menampilkan kemenangan taruhan besar, meskipun banyak di antaranya tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Dalam investigasinya, The Wall Street Journal meninjau 1.105 video di platform TikTok yang mempromosikan Polymarket. Dari jumlah tersebut, 778 video tampak menunjukkan pengguna yang sedang memasang taruhan melalui platform tersebut. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, tidak satu pun video yang menampilkan situs resmi Polymarket. Sebaliknya, video-video tersebut menggunakan versi situs palsu yang dirancang menyerupai tampilan platform asli.

Laporan itu juga menemukan bahwa lebih dari setengah video yang memperlihatkan kemenangan taruhan sebenarnya menampilkan hasil yang menyesatkan. Berdasarkan analisis The Wall Street Journal, taruhan yang ditunjukkan dalam video-video tersebut justru akan menghasilkan kerugian apabila dilakukan di pasar yang sebenarnya.

Sejumlah kreator yang bekerja sama dengan Polymarket mengaku menerima panduan dan materi promosi untuk membuat konten yang terlihat meyakinkan dan menarik perhatian pengguna media sosial. Materi tersebut disebut dirancang agar video mudah viral dan mampu mendorong minat masyarakat terhadap pasar prediksi.

Tak hanya itu, investigasi juga mengungkap adanya upaya terkoordinasi untuk memperluas jangkauan konten tersebut. Polymarket dilaporkan mengandalkan apa yang disebut sebagai “pasukan media sosial”, yakni jaringan akun yang bertugas membagikan ulang video-video promosi guna meningkatkan popularitas dan memperbesar peluangnya masuk ke algoritma rekomendasi platform.

Temuan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian regulator terhadap industri pasar prediksi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas platform seperti Polymarket meningkat seiring banyaknya pengguna yang memanfaatkan pasar prediksi untuk bertaruh pada hasil pemilu, olahraga, ekonomi, hingga berbagai peristiwa global lainnya.

Namun, status hukum layanan tersebut masih menjadi perdebatan di sejumlah negara. Di Amerika Serikat, beberapa pemerintah negara bagian mulai mengambil langkah pembatasan. Bulan lalu, Minnesota menjadi negara bagian pertama yang secara resmi melarang operasional Polymarket. Upaya serupa juga dilakukan di wilayah lain, meskipun beberapa di antaranya menghadapi tantangan hukum melalui gugatan yang diajukan oleh pihak terkait.

Di Eropa, pemerintah Spanyol pada Mei lalu memblokir akses ke Polymarket dan Kalshi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari investigasi yang sedang berlangsung terkait dugaan pelanggaran terhadap regulasi perjudian nasional.

SHARE:

Instagram Kini Bisa Caption Berbeda di Setiap Slide Carousel

Siap-siap, Apple Naikkan Harga Produk dalam Waktu Dekat