Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Peretas Korea Utara Diduga Curi Kripto Rp5,7 Triliun dari Bitget
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Bursa mata uang kripto Bitget menjadi korban serangan siber besar yang menyebabkan aset digital senilai ratusan juta dolar berpindah ke alamat yang dikendalikan penyerang.

Dalam perkiraan awal, Bitget menyebut sekitar US$351,6 juta atau sekitar Rp5,7 triliun aset kripto terdampak. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, perusahaan memperbarui angka tersebut menjadi sekitar US$387,5 juta. Perubahan ini mencakup aset yang sebelumnya belum masuk dalam perhitungan awal, termasuk aset di jaringan Zcash dan TRON.

Serangan tersebut terjadi pada 24 September 2026. Sistem keamanan Bitget mendeteksi sejumlah transfer tidak sah dari sebagian hot wallet miliknya.

CEO Bitget Gracy Chen mengatakan pola serangan tersebut sangat mirip dengan aktivitas kelompok peretas yang dikaitkan dengan Korea Utara.

Bitget menyebut penilaian tersebut didasarkan antara lain pada pola alamat IP dan analisis transaksi di jaringan blockchain. Namun, atribusi tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Perusahaan intelijen blockchain TRM Labs juga menemukan sejumlah hubungan antara aliran dana dalam kasus Bitget dengan jaringan pencucian uang yang sebelumnya digunakan dalam pencurian kripto yang dikaitkan dengan Korea Utara.

Meski demikian, TRM Labs belum menyatakan secara definitif bahwa pemerintah atau kelompok peretas Korea Utara berada di balik serangan Bitget.

Kelompok peretas yang dikaitkan dengan Korea Utara telah lama menjadi perhatian dalam industri kripto karena sejumlah serangan bernilai besar. Salah satu modus yang digunakan adalah menargetkan sistem atau perangkat lunak yang digunakan oleh perusahaan kripto untuk kemudian mengakses aset digital dalam jumlah besar.

Serangan kali ini menyasar sebagian hot wallet dan warm wallet Bitget. Jenis dompet tersebut terhubung dengan sistem yang memungkinkan transaksi kripto dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, cold wallet Bitget tidak terdampak. Cold wallet biasanya digunakan untuk menyimpan aset secara offline sehingga tidak terus-menerus terhubung ke internet. Bitget juga mengatakan kunci privat (private key) tidak dicuri.

Menurut Bitget, penyerang justru berhasil mengakses sistem backend yang terhubung dengan infrastruktur dompet. Sistem tersebut kemudian diduga dimanipulasi sehingga transaksi palsu dapat memperoleh persetujuan.

Setelah mendeteksi aktivitas mencurigakan, Bitget langsung menghentikan sementara layanan penarikan (withdrawal) untuk melakukan pemeriksaan keamanan.

Perusahaan mengatakan saldo pengguna tetap tercatat dengan benar dan kerugian akibat insiden tersebut berada dalam cakupan User Protection Fund milik Bitget.

SHARE:

Update Pixel Drop September Bikin Lockscreen HP Google Pixel Bermasalah

Insta360 Garap Kacamata Pintar AI, Baterai Bisa Terpisah dari Perangkat