Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Penurunan Pengiriman PC Global Imbas Krisis Memori AI
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Pasar komputer pribadi (PC) global mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan laporan terbaru International Data Corporation (IDC), pengiriman PC di seluruh dunia turun 4,8 persen secara tahunan menjadi 68,2 juta unit pada kuartal terbaru.

Penurunan ini mengakhiri tren positif yang telah berlangsung selama sembilan kuartal berturut-turut. IDC menyebut salah satu penyebab utamanya adalah krisis pasokan memori global yang dipicu meningkatnya permintaan untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

Permintaan chip memori berkapasitas tinggi untuk pusat data dan sistem AI membuat pasokan bagi industri perangkat konsumen semakin terbatas. IDC memperkirakan kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga 2028, sehingga berpotensi terus memberikan tekanan terhadap harga komputer dan perangkat elektronik lainnya.

Meski volume pengiriman menurun, IDC mencatat pendapatan produsen PC justru meningkat. Hal ini terjadi karena produsen menaikkan harga jual perangkat lebih cepat dibandingkan laju penurunan permintaan.

"Kisah sebenarnya di sini adalah kesenjangan antara unit dan pendapatan. Pengiriman menurun, tetapi pendapatan meningkat," ujar Jitesh Ubrani, Research Manager IDC.

Menurut Ubrani, sebagian besar vendor telah mengantisipasi kenaikan biaya komponen dengan menyesuaikan harga produk sejak dini. Ia juga memperkirakan tekanan terhadap pasar akan semakin terasa pada paruh kedua tahun ini ketika persediaan yang masih menggunakan stok lama mulai habis.

Jika harga memori terus meningkat, siklus pembaruan perangkat PC yang biasanya terjadi setiap beberapa tahun berpotensi melambat karena konsumen memilih menunda pembelian komputer baru.

Di tengah perlambatan pasar, Apple menjadi satu-satunya produsen besar yang berhasil mencatatkan peningkatan pengiriman PC. IDC melaporkan perusahaan tersebut mengirim sekitar 800 ribu unit PC lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kinerja tersebut didorong oleh tingginya permintaan terhadap MacBook Neo, yang membantu meningkatkan pangsa pasar Apple dari sekitar 8,5 persen menjadi hampir 10 persen.

Namun, Apple juga tidak luput dari dampak kenaikan harga memori. Harga MacBook Neo versi dasar dilaporkan naik dari 600 dolar AS menjadi 700 dolar AS. Sementara itu, MacBook Air model dasar kini dibanderol sekitar 1.300 dolar AS.

CEO Apple, Tim Cook, mengatakan industri membutuhkan stabilitas harga dan pasokan memori agar perangkat konsumen tetap terjangkau.

"Pasokan berkurang pada saat konsumen menginginkan perangkat, dan para produsen memori menaikkan harga secara drastis. Kita benar-benar membutuhkan harga dan pasokan memori untuk kembali ke tingkat yang wajar bagi produk konsumen," ujar Cook.

Meski menghadapi tekanan biaya komponen, Apple masih berada dalam kondisi finansial yang sangat kuat. Perusahaan tersebut baru-baru ini melaporkan kas sebesar US$68,5 miliar pada kuartal terakhir, atau meningkat sekitar 41 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

SHARE:

iRobot Luncurkan Roomba Electro Plus dengan Teknologi Disinfeksi Air

Kasus Dugaan Kecanduan Medsos, Meta Terancam Denda Hingga Rp22.700 Triliun