Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Pengajuan Visa Digital Kini Bisa Diakses Tanpa Registrasi Ulang
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Platform pengajuan visa digital SPUN memperkuat layanan digitalnya melalui kolaborasi dengan Privy, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang memiliki mandat resmi untuk memverifikasi identitas pengguna dan menerbitkan sertifikat elektronik sebagai identitas digital di Indonesia.

Melalui integrasi ini, SPUN menjadi platform pengajuan visa digital pertama yang terhubung dengan ekosistem identitas digital Privy. Pengguna kini dapat memulai proses pengajuan visa secara lebih cepat melalui fitur Login with Privy di situs SPUN maupun melalui kanal PrivyHub yang tersedia di aplikasi Privy tanpa perlu melakukan registrasi ulang.

Kolaborasi tersebut terbukti mendapat respons positif dari masyarakat. Dalam kurun waktu satu bulan sejak integrasi diluncurkan, ribuan pengguna tercatat telah mengakses layanan SPUN menggunakan identitas digital Privy. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penyederhanaan proses registrasi dan onboarding menjadi faktor penting dalam mendorong adopsi layanan digital.

Untuk memperkenalkan kemudahan layanan tersebut kepada masyarakat luas, SPUN dan Privy menghadirkan aktivasi edukatif dan interaktif bertajuk Kemudahan Pengajuan Visa Digital di Stasiun MRT Blok A, Jakarta. Kegiatan ini berlangsung mulai 8 Juni hingga 7 Juli 2026 dan ditujukan untuk memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat mengenai proses pengajuan visa secara digital.

CEO dan Co-Founder SPUN, Christa Sabathaly, mengatakan bahwa kehadiran aktivasi di kawasan transportasi publik merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Ini kali kedua SPUN mengadakan aktivasi interaktif di stasiun MRT. Kami memilih MRT karena menjadi tempat bertemunya berbagai kelompok masyarakat setiap hari, mulai dari profesional, pelajar, hingga keluarga yang merencanakan perjalanan ke luar negeri,” ujar Christa.

Menurutnya, perjalanan internasional tidak hanya berkaitan dengan wisata, tetapi juga pendidikan, pengembangan diri, serta membangun koneksi lintas budaya. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini SPUN turut menggandeng sejumlah mitra seperti ChinaGo dan AFS Bina Antar Budaya untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif kepada pengunjung.

Christa mengakui bahwa proses pengajuan visa masih sering dianggap rumit oleh masyarakat. Selain prosedur yang kompleks, sentimen negatif akibat praktik perantara yang menawarkan jaminan kelulusan dengan biaya tinggi juga masih menjadi tantangan.

“Di sinilah SPUN hadir. Masyarakat dapat mengajukan visa secara digital dengan data yang terlindungi secara aman, didukung pendampingan dokumen untuk lebih dari 400 jenis visa di lebih dari 90 negara, serta garansi uang kembali jika visa ditolak sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga menilai integrasi dengan Privy menjadi langkah penting dalam mempercepat proses onboarding pengguna baru.

“Pengguna yang telah terverifikasi di Privy kini dapat langsung mengakses layanan SPUN melalui PrivyHub tanpa harus memulai proses dari awal. Kami berharap kemudahan ini dapat menjangkau ribuan pengguna MRT setiap hari dan membuktikan bahwa mengurus visa secara digital bukan hanya mungkin, tetapi juga mudah dan menyenangkan,” tambah Christa.

Pada kesempatan yang sama, CEO dan Founder Privy, Marshall Pribadi, menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi perusahaan dalam membangun ekosistem kepercayaan digital atau digital trust di Indonesia.

“Kepercayaan digital adalah fondasi dari seluruh interaksi online yang aman. Sebagai PSrE, Privy tidak hanya menerbitkan sertifikat elektronik, tetapi juga memastikan identitas digital dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan digital tanpa hambatan,” ujar Marshall.

Ia menambahkan, integrasi SPUN ke dalam PrivyHub merupakan langkah nyata untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih efisien, aman, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.

SHARE:

ASUS ROG Luncurkan Laptop Gaming Dual-Screen OLED di Indonesia

Solusi Digital Identity Privy Permudah Onboarding dan Tingkatkan Keamanan Pengguna