Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Peneliti Temukan Celah Keamanan di Apple Private Relay
SHARE:

Technologue.id, Jakarta –Fitur Private Relay milik Apple yang dirancang untuk menyembunyikan alamat IP pengguna saat menjelajah internet menggunakan Safari dilaporkan memiliki celah yang berpotensi mengungkap identitas pengguna. Temuan ini diungkap oleh peneliti keamanan Talal Haj Bakry dan Tommy Mysk, yang menemukan bahwa masalah tersebut berasal dari mesin peramban WebKit.

Private Relay merupakan salah satu fitur yang tersedia bagi pelanggan iCloud+ dan berfungsi menyamarkan alamat IP pengguna ketika mengakses situs web melalui Safari. Dengan begitu, situs web maupun Apple diklaim tidak dapat mengetahui alamat IP asli pengguna. Namun, menurut hasil penelitian terbaru, perlindungan tersebut tidak selalu bekerja sesuai harapan.

Celah tersebut muncul ketika pengguna masuk ke sebuah situs menggunakan passkey, metode autentikasi modern yang menggantikan kata sandi dengan sistem yang lebih aman. Berdasarkan penjelasan yang dikutip dari 404Media, proses autentikasi passkey dilakukan di luar peramban. Karena Private Relay hanya melindungi lalu lintas yang berasal dari Safari dan bukan seluruh koneksi perangkat seperti layanan VPN, proses tersebut dapat mengungkap alamat IP asli pengguna.

Yang lebih mengkhawatirkan, masalah ini tidak hanya memengaruhi Safari. Sebab, sumber persoalannya berada di WebKit, mesin peramban yang menjadi dasar seluruh browser di iPhone dan iPad. Artinya, browser lain berbasis WebKit, termasuk yang berfokus pada privasi seperti OnionBrowser maupun Psylo, juga berpotensi mengalami kebocoran alamat IP saat pengguna melakukan autentikasi menggunakan passkey.

Melalui unggahan di platform X, Talal Haj Bakry dan Tommy Mysk mengatakan bahwa mereka telah menghubungi pengembang OnionBrowser serta Tor Project untuk membagikan temuan beserta solusi yang mereka usulkan. Langkah tersebut diambil agar pengembang dapat menyiapkan mitigasi sembari menunggu perbaikan dari Apple.

Apple sendiri telah mengonfirmasi kepada 404Media bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut. Namun, perusahaan belum memberikan jadwal kapan pembaruan untuk menutup celah keamanan itu akan dirilis.

Para peneliti juga mengingatkan bahwa proses perbaikan bisa memakan waktu cukup lama. Sebagai contoh, mereka menyinggung kasus kebocoran pada fitur Hide My Email di iCloud yang ditemukan tim peneliti lain pada pertengahan 2025. Saat itu, fitur tersebut diketahui dapat membocorkan alamat email asli pengguna di balik alamat alias yang dibuat sistem. Apple baru merilis perbaikannya sekitar satu tahun kemudian.

SHARE:

WhatsApp Tambah Fitur @all untuk Panggil Seluruh Anggota Grup Sekaligus

LEPAS Perkenalkan LEX Platform untuk LEPAS E4 EV di GIIAS 2026