Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
OpenAI Ikuti Tren Pembatasan Akses Berdasarkan Usia Pengguna
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - OpenAI menjadi perusahaan teknologi terbaru yang mengikuti tren pembatasan akses berdasarkan usia pengguna. Perusahaan developer kecerdasan buatan ini mulai meluncurkan secara global alat prediksi usia yang bertujuan untuk menentukan apakah seorang pengguna tergolong di bawah umur atau tidak.

Dalam pernyataannya, OpenAI menjelaskan bahwa model prediksi usia tersebut tidak bergantung pada satu indikator tunggal. “Model ini melihat kombinasi sinyal perilaku dan tingkat akun, termasuk berapa lama akun tersebut telah ada, waktu-waktu tertentu dalam sehari ketika seseorang aktif, pola penggunaan dari waktu ke waktu, dan usia yang dinyatakan pengguna,” tulis perusahaan. Jika seseorang secara keliru diklasifikasikan sebagai pengguna di bawah umur, mereka dapat mengajukan koreksi dengan mengirimkan foto selfie melalui platform verifikasi usia pihak ketiga, Persona.

Langkah ini mencerminkan perubahan pendekatan OpenAI, yang selama ini kerap meluncurkan fitur baru terlebih dahulu sebelum menambahkan lapisan perlindungan setelah munculnya risiko atau dampak negatif. Dalam beberapa kasus, pengamanan tersebut baru diterapkan setelah teknologi digunakan secara luas dan menimbulkan kontroversi.

OpenAI sendiri tengah menghadapi sorotan tajam terkait keselamatan pengguna muda. Perusahaan ini terlibat dalam gugatan kematian yang tidak wajar terhadap seorang remaja yang diduga menggunakan ChatGPT untuk merencanakan bunuh dirinya. Baru beberapa bulan setelah kasus tersebut mencuat, OpenAI mulai mempertimbangkan pembatasan otomatis terhadap jenis konten yang dapat diakses pengguna di bawah umur, sekaligus membentuk dewan penasihat kesehatan mental.

Di saat yang sama, OpenAI juga dikabarkan tengah mempersiapkan peluncuran apa yang disebut sebagai “mode dewasa”. Mode ini akan memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengonsumsi konten yang dikategorikan sebagai NSFW (Not Safe For Work), dengan asumsi bahwa pengguna tersebut telah diverifikasi sebagai orang dewasa. Penerapan alat prediksi usia dipandang sebagai fondasi penting untuk memisahkan pengalaman pengguna dewasa dan pengguna di bawah umur.

Namun, efektivitas pendekatan ini masih menjadi tanda tanya. Pengalaman platform lain menunjukkan bahwa sistem pembatasan usia sering kali dapat diakali. Roblox, misalnya tetap menghadapi tantangan besar meskipun telah menerapkan perubahan serupa. Banyak pengguna di bawah umur tetap berhasil mengakses fitur yang seharusnya hanya tersedia bagi orang dewasa.

SHARE:

Netflix Luncurkan Fitur Voting Interaktif untuk Siaran Langsung

Tanggapan Manajemen OnePlus Soal Isu Kebangkrutan