Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Nolan: The Odyssey Tergantung Sukses Oppenheimer
SHARE:

Jakarta — Sutradara Christopher Nolan mengungkapkan bahwa proyek ambisius terbarunya, The Odyssey, hanya bisa terwujud berkat kesuksesan besar film Oppenheimer. Tanpa pencapaian tersebut, adaptasi epik dari puisi Homer ini mungkin tidak akan mendapat lampu hijau dari studio.

Pernyataan itu disampaikan Nolan saat menjadi tamu di The Daily Show bersama Jon Stewart. Dalam wawancara tersebut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan Oppenheimer memberinya keleluasaan untuk menggarap proyek yang sebelumnya dianggap terlalu besar dan berisiko.

"Setelah film terakhir saya, Oppenheimer, meraih kesuksesan yang jauh lebih besar daripada yang pernah kami bayangkan, hal itu memberi Anda kesempatan untuk membuat proyek yang mungkin sebelumnya tidak akan pernah bisa diwujudkan," ujar Christopher Nolan.

Christopher Nolan Ungkap Fakta Nasib The Odyssey Ternyata Bergantung ke Oppenheimer

Pengakuan ini cukup mengejutkan mengingat Christopher Nolan adalah salah satu sutradara paling berpengaruh di Hollywood. Selama lebih dari dua dekade, ia telah melahirkan film sukses seperti Memento, Inception, Interstellar, hingga trilogi The Dark Knight yang meraup miliaran dolar.

Namun, menurut Nolan, rekam jejak panjang tersebut belum cukup meyakinkan studio untuk mendanai The Odyssey. Jon Stewart bahkan mempertanyakan apakah seorang Nolan masih harus membuktikan diri setelah sederet kesuksesan sepanjang kariernya.

"Saya pikir keberhasilan besar film tersebut sangat membantu," kata Nolan menanggapi pertanyaan Stewart. Ketika Stewart menyinggung kemenangan Oscar yang diraih Oppenheimer, sang sutradara pun tidak menampiknya.

"Saya pikir kemenangan Oscar memang membantu. Saya rasa semuanya membantu ketika saya datang ke studio dan mengatakan bahwa karena ini adalah The Odyssey, proyek ini membutuhkan anggaran yang sangat besar. Film ini membutuhkan jajaran pemain yang sangat besar. Dibutuhkan banyak hal," jelas Christopher Nolan.

Nolan menambahkan bahwa tingkat kesulitan produksi justru menjadi bagian dari identitas cerita yang diadaptasinya. "Saya suka mengatakan bahwa ini adalah film yang sangat sulit untuk dibuat, tetapi sulit karena alasan yang tepat. Ini adalah The Odyssey. Memang seharusnya sulit. Dan semua itu terlihat di layar," lanjutnya.

Sebagai informasi, The Odyssey merupakan salah satu karya sastra paling berpengaruh dalam sejarah peradaban Barat. Puisi epik yang diperkirakan ditulis sekitar abad ke-8 sebelum Masehi tersebut mengisahkan perjalanan panjang Odysseus untuk kembali ke kampung halamannya setelah Perang Troya.

Skala cerita yang sangat besar membuat adaptasi layar lebarnya membutuhkan biaya produksi tinggi, efek visual masif, serta deretan aktor papan atas. Meski menghadapi tantangan besar, Nolan mengungkapkan bahwa penggarapan The Odyssey justru berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal.

"Seseorang mengatakan kepada saya bahwa Anda berhasil menyelesaikan film ini lebih cepat dari jadwal dan bahkan dengan biaya di bawah anggaran yang ditetapkan," kata Stewart dalam wawancara tersebut.

Nolan kemudian menjelaskan bahwa tim produksinya awalnya menargetkan proses syuting selama 100 hari. Namun, seluruh pekerjaan utama berhasil dirampungkan pada hari ke-91. "Ya. Itu hampir tidak pernah terjadi," ujar Nolan.

"Kenyataannya, kami memulai dengan jadwal produksi selama 100 hari. Dan pada hari ke-91, kami sudah tidak mungkin melangkah lebih jauh lagi. Jadi kami selesai pada waktu yang tepat. Semua orang sudah benar-benar kelelahan. Mereka telah melalui proses yang sangat berat," tambahnya.

"Jadi, waktu yang dibutuhkan untuk membuat film ini memang sudah tepat. Kami memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikannya," tutup Christopher Nolan.

Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa kesuksesan Oppenheimer bukan hanya mengantarkan Nolan meraih Oscar, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya The Odyssey. Proyek ini disebut-sebut sebagai salah satu film paling ambisius dalam karier sang sutradara hingga saat ini.

SHARE:

Suzuki Fronx Dominasi Pasar SUV Kompak dalam Setahun

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini 15 Juli 2026