Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
NASA Bagikan Video Earthshine dari Misi Artemis II
SHARE:

Jakarta – Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, kembali menghadirkan momen menakjubkan dari eksplorasi luar angkasa. Kali ini, NASA membagikan video unik yang memperlihatkan fenomena langka bernama Earthshine dari dalam pesawat ruang angkasa Orion.

Video tersebut direkam menggunakan iPhone selama misi Artemis II berlangsung. Fenomena Earthshine terjadi ketika cahaya Matahari yang dipantulkan oleh Bumi menerangi kabin pesawat ruang angkasa Orion.

Fenomena ini bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan gambaran nyata tentang bagaimana cahaya bekerja di luar angkasa. Momen langka ini berhasil ditangkap oleh astronaut Christina Koch.

NASA Bagikan Video Misi Artemis II, Fenomena Earthshine Terlihat dari Dalam Orion

Dalam video yang dibagikan, terlihat jelas bagaimana wajah astronaut Christina Koch diterangi oleh cahaya lembut. Cahaya tersebut bukan berasal langsung dari Matahari, melainkan pantulan dari Bumi.

Inilah yang disebut sebagai Earthshine, sebuah fenomena di mana cahaya Matahari memantul ke permukaan Bumi. Cahaya itu lalu dipantulkan kembali ke objek lain, dalam hal ini kabin Orion.

Menariknya, momen ini direkam hanya menggunakan iPhone. Hal ini menunjukkan bagaimana teknologi smartphone modern kini mampu digunakan bahkan dalam kondisi ekstrem seperti luar angkasa.

Video tersebut diambil pada hari kedua misi Artemis II saat kru sedang mengorbit Bulan. Setelah beberapa detik, Koch membalik kamera dan memperlihatkan pemandangan luar jendela kapsul.

Bumi terlihat bersinar di kejauhan, dengan refleksi iPhone yang samar terlihat di kaca jendela. Pemandangan ini memberikan perspektif unik yang jarang bisa disaksikan publik.

Penggunaan iPhone dalam misi luar angkasa mungkin terdengar sederhana. Namun, hal ini sebenarnya menjadi bukti bahwa perangkat konsumen kini memiliki kemampuan luar biasa.

Dengan kamera berkualitas tinggi dan stabilisasi canggih, iPhone mampu merekam fenomena astronomi. Sebelumnya, fenomena seperti ini hanya bisa ditangkap oleh peralatan khusus.

Hal ini juga menjadi langkah menarik bagi NASA dalam mendekatkan eksplorasi luar angkasa kepada publik. Dengan visual yang lebih “relatable”, masyarakat bisa merasakan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan astronaut.

Seperti diketahui, Misi Bulan Artemis II sendiri merupakan bagian dari program besar NASA. Program ini bertujuan untuk membawa manusia kembali ke Bulan.

Berbeda dengan misi sebelumnya, Artemis II membawa kru manusia untuk mengorbit Bulan. Misi ini merupakan persiapan menuju pendaratan di masa depan.

Momen seperti Earthshine ini tidak hanya memperkaya dokumentasi ilmiah. Momen ini juga memperlihatkan sisi humanis dari eksplorasi luar angkasa.

Dari sekadar fenomena cahaya, kita bisa melihat bagaimana teknologi, manusia, dan alam semesta saling terhubung. Peluncuran Misi Artemis sendiri sempat mengalami penundaan sebelumnya.

SHARE:

X Rilis Timeline Kustom, Fitur Baru Atur Feed Berdasarkan Hobi

Strategi Gen Z dan Senior Menang Bersama di Era AI