Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
MotoGP Mandalika Jadi Panggung Promosi Budaya Sasak ke Dunia
SHARE:

Jakarta, Technologue.id — Ajang balap MotoGP Mandalika tidak hanya menyajikan kompetisi kelas dunia, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkenalkan kekayaan budaya lokal Nusa Tenggara Barat kepada masyarakat internasional. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah NTB, Sinta Agathia Soedjoko, menegaskan bahwa setiap kesempatan yang hadir bersama perhelatan MotoGP adalah peluang emas untuk menunjukkan identitas daerah.

"Kami sangat percaya setiap kesempatan adalah momen di mana kami bisa memperkenalkan banyak hal, kekayaan-kekayaan NTB termasuk budaya yang saat ini dipamerkan bersamaan dengan ajang MotoGP," ujar Sinta dalam pernyataan di Mataram, Minggu.

Pernyataan tersebut merujuk pada pameran artefak kebudayaan yang digelar Museum NTB di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Pameran ini menjadikan sirkuit tidak sekadar arena balap motor dunia, melainkan juga ruang bagi pengunjung mancanegara untuk memahami kebudayaan Nusa Tenggara Barat secara lebih mendalam.

Menurut Sinta, kekayaan sejarah dan tradisi daerah membuat Mandalika memiliki daya tarik yang tidak hanya bertumpu pada sektor wisata olahraga atau sport tourism. Kombinasi antara olahraga balap berkecepatan tinggi dan warisan budaya menjadi nilai jual tersendiri bagi kawasan tersebut.

Museum NTB mengusung tajuk pameran Speed, Energy, and Connection dengan mengangkat kisah Sekardiu yang berkaitan erat dengan tradisi wayang Sasak. Pameran itu menghubungkan nilai-nilai budaya lokal dengan karakter MotoGP yang identik dengan kecepatan, energi, dan kekuatan.

Sinta menilai kisah Sekardiu memiliki filosofi yang relevan dengan kehidupan masa kini. Nilai-nilai yang terkandung dalam mitologi kuda tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi pengunjung untuk mengenal lebih jauh warisan budaya masyarakat Sasak.

"Kita bisa tarik filosofi dari mitologi kuda Sekardiu yang sangat related dengan MotoGP karena terkait dengan kecepatan, energi, dan hubungan," kata dia.

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan pameran tersebut dirancang untuk menghubungkan warisan budaya Sasak dengan karakter olahraga balap motor. Dalam tradisi wayang Sasak, hewan mitologi Sekardiu merupakan kendaraan Jayengrana dalam perjalanan mencari kebahagiaan tertinggi dan pengetahuan.

"Sekardiu adalah kendaraan dari Jayengrana, hewan mitologi yang memiliki keterkaitan dengan kecepatan dan kekuatan," ucap Nuralam.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa filosofi tersebut dapat dikaitkan dengan semangat kompetisi dalam MotoGP. Kecepatan dan kekuatan menjadi unsur penting dalam olahraga balap, sehingga relevansi antara mitologi dan kompetisi modern terasa kuat.

Adapun dalam konteks budaya, kisah Sekardiu menyimpan nilai yang dapat diperkenalkan kepada generasi masa kini. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjaga warisan budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Museum NTB mencatat para pengunjung pameran berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, di antaranya Australia, Prancis, Belanda, dan Spanyol. Kehadiran wisatawan mancanegara itu menunjukkan bahwa pameran budaya mampu menjangkau audiens global yang datang menyaksikan MotoGP.

Penyelenggaraan pameran ini juga sejalan dengan berbagai persiapan teknis menjelang perhelatan MotoGP Mandalika 2026, termasuk kesiapan infrastruktur digital dan jaringan komunikasi. Sejumlah pihak telah menyiapkan dukungan teknologi agar ajang berlangsung lancar, sebagaimana terlihat dari upaya Telkomsel Siapkan Jaringan di kawasan sirkuit.

Selain dukungan jaringan, pemanfaatan teknologi dalam ajang balap juga terus berkembang. Sejumlah inovasi seperti Robot Analisis Sirkuit hingga Teknologi AI Lenovo menjadi bagian dari ekosistem MotoGP modern yang terus beradaptasi.

Di sisi lain, antusiasme terhadap MotoGP juga tercermin dari berbagai perbincangan di media sosial, termasuk fenomena seperti Rara Pawang Hujan yang sempat viral dalam gelaran sebelumnya.

Bagi penggemar yang ingin merasakan sensasi balapan secara virtual, tersedia pula Game MotoGP 22 yang menghadirkan mode kilas balik ke musim 2009.

Dengan kombinasi antara sport tourism dan promosi budaya, Mandalika diharapkan terus memperkuat posisinya sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman lengkap bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

SHARE:

Bilqis Luvena Viral di TikTok, Ternyata Ada Puluhan Konten Estetis

Indonesia Raih Satu Emas di World Championship Underwater Photo 2026