Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
MLB Larang Tim Gunakan AI Generatif untuk Ambil Keputusan Strategi Saat Pertandingan
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Major League Baseball (MLB) resmi memperketat aturan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) selama pertandingan dengan melarang tim memanfaatkan aplikasi AI generatif di tablet ruang ganti untuk membantu mengambil keputusan strategi di lapangan. Kebijakan baru ini diterapkan di tengah musim sebagai upaya menjaga integritas kompetisi dan memastikan keputusan pertandingan tetap berada di tangan pemain serta pelatih.

Berdasarkan laporan The Athletic, keputusan tersebut disampaikan melalui memo dari kantor Komisaris MLB pada 11 Juni. Dalam aturan baru itu, tim tidak lagi diperbolehkan menggunakan aplikasi AI yang memberikan rekomendasi terkait pergantian pemain, pemilihan jenis lemparan, maupun keputusan taktis lainnya yang selama ini menjadi tanggung jawab pelatih dan pemain.

Sumber yang mengetahui kebijakan tersebut menyebutkan bahwa sekitar sepertiga tim MLB sebelumnya telah memanfaatkan tablet di ruang ganti untuk menjalankan aplikasi AI di luar fungsi yang diizinkan. Setelah dilakukan peninjauan, pihak liga menyatakan seluruh organisasi kini telah mematuhi aturan baru yang mulai berlaku pada hari sebelumnya, sehingga tidak ada klub yang dikenai sanksi.

Langkah ini menjadi kelanjutan dari upaya MLB mengawasi penggunaan teknologi di lapangan. Sejak mencuatnya skandal pencurian sinyal pada 2021, liga telah memberlakukan pembatasan penggunaan iPad selama pertandingan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah tim sempat memperoleh kelonggaran untuk memanfaatkan perangkat tersebut sebagai alat analisis, namun kebijakan terbaru kembali mempersempit ruang penggunaan teknologi tersebut.

Seorang pejabat kantor pusat MLB yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada The Athletic bahwa langkah tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan.

"Kita harus menghentikan kecurangan sebelum terjadi kecurangan."

Meski dikenal sebagai olahraga yang sangat mengandalkan statistik dan analisis data, MLB menilai keputusan pertandingan tidak semestinya diserahkan sepenuhnya kepada AI. Baseball memang menghasilkan jutaan data yang dapat diolah untuk memberikan rekomendasi strategi secara cepat, namun faktor-faktor seperti kondisi fisik pemain, tekanan mental, hingga dinamika pertandingan sering kali tidak dapat sepenuhnya diterjemahkan oleh algoritma.

Di sisi lain, MLB tetap membuka ruang bagi pemanfaatan teknologi sebagai alat pendukung. Liga, misalnya, telah menguji dan mulai menerapkan Automated Ball-Strike (ABS) untuk membantu penentuan bola dan strike melalui sistem elektronik. Namun, teknologi tersebut diposisikan sebagai pelengkap keputusan wasit, bukan pengganti peran manusia dalam menyusun strategi permainan.

SHARE: