Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
MINIX Luncurkan Mini Workstation AI Generatif T4000 dan T5000
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan teknologi MINIX resmi memperkenalkan dua perangkat terbaru mereka, MINIX T4000 dan T5000 Generative AI Mini Workstation. Produk ini dirancang sebagai solusi komputasi kecerdasan buatan (AI) berkinerja tinggi dalam ukuran desktop yang ringkas, menyasar kalangan profesional, pengembang, kreator konten, hingga tim TI perusahaan.

Peluncuran ini menandai langkah baru dalam menghadirkan kemampuan AI generatif dan inferensi model bahasa besar (LLM) secara lokal (on-device), tanpa ketergantungan pada infrastruktur server besar atau layanan cloud.

Performa AI Berbasis Arsitektur Blackwell

Kedua workstation mini ini ditenagai oleh modul NVIDIA Jetson AGX Thor dengan arsitektur Blackwell generasi terbaru. T4000 mampu menghasilkan performa hingga 1200 TFLOPs FP4 Sparse, sementara T5000 mencapai hingga 2070 TFLOPs.

Perangkat ini juga dilengkapi GPU Blackwell dengan hingga 2560 inti dan Tensor Cores generasi kelima, serta dukungan Multi-Instance GPU (MIG) untuk efisiensi pemrosesan paralel. Teknologi ini memungkinkan pengguna menjalankan inferensi lokal untuk model bahasa besar dengan kapasitas 7 hingga 70 miliar parameter secara lancar dan berlatensi rendah.

CPU Arm dan Memori Besar untuk Beban Kerja AI

Untuk menunjang performa, MINIX menyematkan prosesor Arm Neoverse V3AE multi-core 64-bit, dengan konfigurasi hingga 14 inti pada T5000. Kedua perangkat juga mendukung memori hingga 128 GB LPDDR5X berkecepatan tinggi, memungkinkan pemrosesan AI multimodal dan beban kerja simultan tanpa hambatan.

Konektivitas Lengkap dan Siap Lingkungan Profesional

Dalam hal konektivitas, T4000 dan T5000 menawarkan fitur kelas enterprise, termasuk dual 10GbE Ethernet, Wi-Fi 6E, serta Bluetooth 5.3. Untuk kebutuhan visual, tersedia dua port HDMI 2.1 yang mendukung output 4K pada 60 Hz.

Selain itu, perangkat ini dilengkapi berbagai port USB, termasuk USB 3.2 Gen 1 dan Gen 2, serta konsumsi daya maksimum hingga 200W.

Desain Ringkas dengan Penyimpanan Besar

Meski menawarkan performa tinggi, kedua workstation ini tetap hadir dalam dimensi kompak, hanya sekitar 139 mm × 131 mm × 76,8 mm dengan bobot 1,4 kg. Penyimpanan internal menggunakan SSD NVMe PCIe 4.0 berkapasitas 1 TB yang dapat ditingkatkan hingga 4 TB.

Sistem pendingin intercooler twin turbo juga disematkan untuk menjaga performa tetap stabil saat menjalankan beban kerja berat secara berkelanjutan.

Fokus pada AI Privat dan On-Premise

MINIX menekankan aspek keamanan dan privasi dengan memungkinkan seluruh proses AI dilakukan secara lokal tanpa perlu mengunggah data ke cloud. Perangkat ini telah dibekali sistem operasi Ubuntu 24.04 LTS dengan dukungan penuh terhadap ekosistem perangkat lunak NVIDIA seperti CUDA, TensorRT, dan NIM.

Ditujukan untuk Beragam Kebutuhan AI

T4000 dan T5000 dirancang untuk berbagai skenario penggunaan profesional, mulai dari inferensi LLM lokal, pembuatan konten berbasis AI (gambar, video, hingga 3D), hingga implementasi AI privat di lingkungan perusahaan. Perangkat ini juga mendukung pelatihan model ringan seperti fine-tuning dan distilasi model.

Dengan kombinasi performa tinggi, desain ringkas, dan fokus pada privasi, MINIX T4000 dan T5000 berpotensi menjadi solusi menarik bagi organisasi yang ingin mengadopsi AI tanpa bergantung pada infrastruktur cloud berskala besar.

SHARE:

Clarifai Hapus Jutaan Foto Profil Setelah Kasus Data OkCupid Berakhir

Meta Digugat Terkait Iklan Penipuan di Facebook dan Instagram