Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
MIND ID Perkuat Ekosistem Baterai EV di Karawang, Targetkan Produksi Komersial Q3 2025
SHARE:

Jakarta - Technologue.id. Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, terus memperkuat peran strategis sektor pertambangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pengembangan ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Karawang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi mineral Indonesia.

Strategi tersebut bertujuan mengubah keunggulan komparatif sumber daya alam menjadi keunggulan kompetitif industri. Indonesia memiliki cadangan mineral strategis yang melimpah seperti nikel, kobalt, dan mangan. Seluruh komoditas itu merupakan bahan baku utama produksi baterai kendaraan listrik.

Fasilitas manufaktur baterai di Karawang dikelola PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery. Perusahaan ini merupakan patungan antara Indonesia Battery Corporation dan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co. Limited. IBC sendiri merupakan anggota Grup MIND ID.

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi awal sebesar 6,9 GWh per tahun. Rencananya kapasitas akan ditingkatkan hingga 15 GWh pada fase berikutnya. Produksi difokuskan pada sel baterai kendaraan listrik, battery pack, dan battery Energy Storage System.

Pengembangan ini diharapkan mampu memperkuat integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir. Selain itu, juga untuk meningkatkan penguasaan teknologi dan kualitas sumber daya manusia di sektor energi baru. Kunjungan kerja Komisi XII DPR RI menjadi bentuk pengawasan dan dukungan.

Ketua tim kunjungan, Putri Zulkifli Hasan, menegaskan transformasi industri menuju energi bersih merupakan agenda strategis nasional. Menurutnya, kebijakan hilirisasi menjadi kunci membangun rantai pasok terintegrasi. Rantai pasok itu mencakup dari sektor pertambangan hingga manufaktur baterai.

“Melalui kebijakan hilirisasi, keterkaitan sektor energi, minerba, dan industri semakin erat dan strategis,” ujar Putri Zulkifli Hasan. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan industri berbasis mineral.

Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, menyampaikan fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada awal kuartal III tahun ini. Pabrik akan memproduksi dua jenis baterai utama yakni NMC dan LFP. Kedua jenis baterai tersebut memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik.

Saat ini, pasar baterai LFP telah berkembang pesat di Indonesia. Sementara itu, baterai NMC masih dalam tahap pertumbuhan awal. Data dari IBC menunjukkan sekitar 40% kendaraan listrik global menggunakan baterai NMC. Namun di Indonesia, angkanya masih sekitar 4%.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan mobil listrik nasional tahun lalu mencapai lebih dari 10.930 unit. Rinciannya, baterai LFP mendominasi dengan 99.613 unit. Sementara baterai NMC baru mencapai 4.317 unit.

Hal ini menunjukkan masih besarnya peluang pengembangan baterai berbasis nikel di pasar domestik. IBC bersama MIND ID mendorong kebijakan yang dapat memperkuat pasar kendaraan listrik berbasis baterai nikel. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya tawar Indonesia di pasar global.

Selain itu, upaya ini juga untuk memaksimalkan nilai tambah mineral nasional. Pengembangan industri hilir di dalam negeri diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan upaya memperkuat teknologi baterai secara global.

Pengembangan ekosistem baterai EV di Karawang menjadi tonggak penting membangun industri masa depan. Industri tersebut berbasis energi bersih di Indonesia. Proyek ini menjadi bukti nyata komitmen hilirisasi mineral strategis.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPR, diharapkan mempercepat realisasi target operasi komersial. Keberhasilan proyek ini akan membuka lapangan kerja baru dan transfer teknologi. Hal ini menjadi fondasi bagi kemandirian industri baterai nasional.

Perkembangan teknologi modular di sektor lain menunjukkan pentingnya inovasi berkelanjutan. MIND ID dan IBC terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan rantai pasok dan pasar. Langkah strategis ini diharapkan menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci di industri baterai global.

SHARE:

Film Chucky Baru Resmi Digarap, Don Mancini Kembali Jadi Sutradara

Trailer Baru Man on Fire Rilis, Yahya Abdul-Mateen II Jadi Bintang Utama