Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Microsoft Perluas Jangkauan AI dengan Dua Model Baru
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Microsoft kembali menunjukkan keseriusannya dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) dengan merilis dua model AI baru yang sepenuhnya dilatih secara internal. Langkah ini memperluas jangkauan teknologi AI milik Microsoft dan menjadi tonggak penting karena kedua model ini menandai pencapaian pertama di bidang masing-masing untuk raksasa teknologi tersebut.

MAI-Voice-1 adalah model AI pertama Microsoft yang dirancang khusus untuk menghasilkan ucapan alami. Ini menjadikannya sebagai model pembangkitan suara pertama yang benar-benar dikembangkan oleh tim internal Microsoft, tanpa melibatkan pihak ketiga. Model ini diklaim mampu menciptakan suara yang terdengar alami dan ekspresif, diklaim mendekati kualitas ucapan manusia.

Baca Juga:
Microsoft Perkenalkan Chip Majorana 1 untuk Komputasi Kuantum

Saat ini, MAI-Voice-1 telah diintegrasikan dalam beberapa produk Microsoft, termasuk fitur Copilot Daily dan Podcast, memungkinkan narasi otomatis dan konten audio berbasis AI yang terdengar lebih personal dan profesional.

Di sisi lain, Microsoft juga merilis MAI-1-preview, sebuah model AI dasar berbasis teks. Ini merupakan model bahasa besar (large language model/LLM) pertama dari Microsoft yang dilatih sepenuhnya oleh tim internal, bukan hasil kerja sama dengan pihak luar seperti OpenAI.

MAI-1-preview saat ini tersedia untuk uji coba publik melalui platform LMArena, tempat pengguna dan peneliti dapat mencoba serta memberikan masukan terhadap performa model. Microsoft juga berencana mulai menguji MAI-1-preview dalam skenario penggunaan nyata di beberapa fitur Copilot dalam beberapa minggu mendatang.

Dalam wawancara dengan Semafor, pimpinan divisi AI Microsoft, Mustafa Suleyman, mengatakan bahwa kedua model tersebut dikembangkan dengan fokus pada efisiensi dan efektivitas biaya. MAI-Voice-1 berjalan pada satu GPU dan MAI-1-preview dilatih pada sekitar 15.000 GPU Nvidia H-100.

Baca Juga:
Microsoft Gabungkan Xbox dan Windows Buat Hadirkan Pengalaman Gaming yang Lebih Asyik

Sebagai perbandingan, model lain, seperti Grok dari xAI, menggunakan lebih dari 100.000 chip tersebut untuk pelatihan. "Semakin lama, seni dan keahlian dalam melatih model adalah memilih data yang sempurna dan tidak membuang-buang data yang gagal pada token yang tidak perlu, yang sebenarnya tidak banyak mengajarkan model Anda," kata Suleyman.

Peluncuran dua model ini menunjukkan arah baru Microsoft yang semakin mandiri dalam pengembangan teknologi AI. Jika sebelumnya perusahaan ini dikenal sebagai mitra erat OpenAI, kini Microsoft juga memperkuat kapabilitas internalnya dalam membangun dan melatih model-model AI canggih sendiri.

Langkah ini bukan hanya memperluas portofolio AI mereka, tetapi juga memberikan kontrol lebih besar atas kualitas, keamanan, dan penerapan teknologi AI di seluruh ekosistem produk Microsoft.

SHARE:

Aplikasi Spotify Kini Punya Layanan Messaging Sendiri

Developer Aplikasi Android Wajib Verifikasi Identitas untuk Distribusi di Luar Play Store