Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Meta Bangun Bisnis Cloud Sendiri untuk Monetisasi Investasi AI
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Meta dilaporkan tengah membangun bisnis layanan cloud miliknya sendiri. Langkah ini disebut sebagai upaya perusahaan untuk memaksimalkan pemanfaatan investasi infrastruktur yang selama ini digunakan untuk melatih dan menjalankan model kecerdasan buatan (AI).

Berdasarkan laporan Bloomberg yang dikutip Engadget, Meta berpotensi menawarkan berbagai layanan berbasis cloud yang memanfaatkan pusat data dan kemampuan komputasi yang telah dibangunnya. Jika terealisasi, langkah tersebut akan menempatkan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu dalam persaingan langsung dengan raksasa cloud seperti Amazon, Google, hingga SpaceX.

Selama ini, Meta dikenal mengandalkan pendapatan dari bisnis periklanan digital untuk mendanai berbagai proyek berisiko tinggi, termasuk pengembangan perangkat wearable, kacamata pintar, serta teknologi virtual reality dan augmented reality. Kini, perusahaan disebut ingin memanfaatkan infrastruktur AI yang telah dibangun sebagai sumber pendapatan baru.

Menurut laporan tersebut, layanan cloud Meta dapat mencakup penjualan akses ke model AI yang berjalan di infrastruktur perusahaan, hingga penyewaan kapasitas komputasi pusat data kepada perusahaan lain yang ingin melatih model AI mereka sendiri. Konsep ini dinilai mirip dengan layanan yang ditawarkan oleh Amazon Web Services (AWS), yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu mesin pertumbuhan terbesar Amazon.

Strategi tersebut juga dapat membantu Meta mengimbangi biaya investasi AI yang terus membengkak. Sebagai bagian dari ambisi AI jangka panjangnya, perusahaan telah berkomitmen menggelontorkan investasi hingga US$600 miliar di Amerika Serikat hingga tahun 2028. Selain itu, Meta juga aktif merekrut talenta AI dengan nilai kompensasi yang sangat besar untuk memperkuat tim pengembangan superintelijensi AI.

Laporan Bloomberg menyebut pengembangan bisnis cloud baru ini ditangani oleh Meta Compute, sebuah inisiatif pusat data dan AI yang dibentuk perusahaan pada Januari lalu. Hingga saat ini, Meta belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana tersebut.

Di sisi lain, Meta terus memperluas pemanfaatan AI di berbagai produknya. Saat ini perusahaan menyediakan akses gratis ke model AI mereka melalui Facebook, WhatsApp, Instagram, serta aplikasi Meta AI. Pengguna yang berlangganan hanya mendapatkan batas penggunaan yang lebih tinggi dan fitur penalaran yang lebih canggih.

Ke depan, Meta juga berencana mengintegrasikan teknologi AI generatif ke dalam perangkat wearable generasi terbaru, termasuk kacamata pintar yang baru diperkenalkan perusahaan. Selain itu, Meta tengah mengembangkan agen AI yang dapat membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas pribadi maupun profesional secara otomatis.

SHARE:

Warren Buffett Setop Donasi ke Yayasan Bill Gates

Samsung Mulai Pamer Galaxy Z Fold8, Layar Lebar Jadi Andalan