Technologue.id, Jakarta - Lenovo mengumumkan jajaran perangkat terbaru pada portofolio gaming-nya, salah satu yang menarik perhatian adalah sebuah proof of concept laptop Legion terbaru dengan layar rollable. Konsep ini dirancang untuk menghadirkan perangkat gaming yang bertenaga namun tetap portable.
Konsep Legion Pro Rollable dilengkapi layar gaming Lenovo PureSight OLED rollable yang dapat terbuka dari kedua sisi. Laptop gaming ini berukuran awal 16 inci dengan layar yang dapat diperluas secara horizontal dari 16 inci dalam Mode Focus menjadi 21,5 inci dalam Mode Tactical hingga 24 inci dalam Mode Arena.

Layar ini menggunakan desain berbasis tegangan dengan dua motor, memungkinkan layar untuk mengembang dan menyusut dengan getaran serta tingkat kebisingan yang minimal, sehingga menghadirkan pengalaman ekspansi dan kontraksi yang mulus serta terkendali.
Sistem penegang khusus menjaga ketegangan yang konsisten di seluruh panel OLED, sementara material berfriksi rendah yang ditempatkan secara strategis melindungi panel dari abrasi selama proses layar dibuka dan ditarik kembali.
Proof of concept Legion Pro Rollable dikembangkan berdasarkan Legion Pro 7i, dengan spesifikasi tertinggi yang mencakup prosesor Intel Core Ultra serta GPU laptop NVIDIA GeForce RTX 5090.
Didukung oleh arsitektur NVIDIA Blackwell, GPU laptop GeForce RTX 50 Series menghadirkan kemampuan revolusioner bagi gamer dan kreator. Dengan tenaga AI yang sangat besar, RTX 50 Series membuka pengalaman baru serta kualitas grafis tingkat lanjut. Performa semakin ditingkatkan melalui NVIDIA DLSS 4, kemampuan menghasilkan gambar dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya, serta dukungan kreativitas melalui NVIDIA Studio.
Proof of concept ini juga dilengkapi Lenovo AI Engine+ yang didukung oleh Lenovo LA Core (LA1 + LA3), dengan fitur Scenario Detection secara real-time untuk meningkatkan FPS dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya demi performa puncak.
Smart FPS secara dinamis menyesuaikan pengaturan untuk memastikan pengalaman bermain yang mulus dan stabil, bahkan dalam momen dengan tekanan tinggi. Pengaturan CPU dan GPU berbasis AI mendorong FPS ke level lebih tinggi untuk kebutuhan kompetisi kelas atas.