Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Kebocoran Data Instagram, Waspadai Permintaan Reset Kata Sandi
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Jika Anda baru-baru ini menerima banyak email permintaan reset kata sandi dari Instagram, Anda tidak sendirian. Sebuah laporan dari Malwarebytes, perusahaan perangkat lunak antivirus ternama, mengungkap adanya kebocoran data yang diduga memaparkan informasi sensitif milik sekitar 17,5 juta pengguna Instagram.

Menurut Malwarebytes, data yang bocor mencakup berbagai informasi pribadi penting, seperti nama pengguna Instagram, alamat fisik, nomor telepon, alamat email, serta detail lainnya. Perusahaan tersebut memperingatkan bahwa data ini saat ini tersedia untuk dijual di dark web dan berpotensi disalahgunakan oleh pelaku kejahatan siber.

Dalam email yang dikirimkan kepada pelanggannya, Malwarebytes menjelaskan bahwa kebocoran ini ditemukan saat mereka melakukan pemindaian rutin di dark web. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan paparan API Instagram yang terjadi pada tahun 2024, meskipun detail teknis lebih lanjut belum diungkapkan secara resmi.

Dampak dari kebocoran ini sudah mulai dirasakan oleh pengguna. Banyak akun dilaporkan menerima beberapa email dari Instagram yang berisi permintaan reset kata sandi, yang kemungkinan dipicu oleh aktivitas mencurigakan menggunakan data yang bocor. Malwarebytes memperingatkan bahwa informasi tersebut dapat membuka jalan bagi serangan lanjutan yang lebih berbahaya, seperti phishing, rekayasa sosial, hingga upaya pengambilalihan akun.

Hingga saat ini, Meta selaku perusahaan induk Instagram belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kebocoran data terbaru ini. Namun, insiden semacam ini bukan yang pertama kali menimpa Meta, yang sebelumnya juga pernah menghadapi sorotan akibat berbagai kasus pelanggaran data pengguna.

Sebagai langkah pencegahan, pengguna disarankan untuk segera mengubah kata sandi akun Instagram, mengaktifkan otentikasi dua faktor, serta meninjau perangkat yang memiliki akses ke akun melalui Accounts Center Meta. Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu meminimalkan risiko penyalahgunaan akun di tengah meningkatnya ancaman siber.

SHARE:

Acer Luncurkan Laptop Gaming Predator dan Nitro Berbasis AI di Las Vegas

ASUS Luncurkan Motherboard AMD Seri 800 dengan Fitur AI di CES 2026