Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Karyawan Ungkap Kelemahan TikTok dalam Melindungi Anak
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Dokumen pengadilan yang diungkap melalui laporan NPR menyoroti dugaan kelemahan TikTok dalam menangani keselamatan anak di platformnya. Sejumlah karyawan disebut telah berulang kali memperingatkan perusahaan mengenai risiko eksploitasi anak, fitur keamanan yang tidak memadai, hingga paparan konten berbahaya bagi remaja.

Temuan ini muncul di tengah ratusan gugatan hukum yang dihadapi TikTok terkait perlindungan anak dan dampak penggunaan aplikasi terhadap penggunanya.

Berdasarkan kesaksian di bawah sumpah, sejumlah karyawan TikTok mengaku telah menyampaikan kekhawatiran mengenai remaja yang tampil dalam fitur siaran langsung atau TikTok Live. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi membuka peluang terjadinya grooming, yaitu upaya mendekati anak untuk tujuan eksploitasi.

Seorang karyawan bagian keselamatan juga menyebut perusahaan telah mengetahui adanya konten siaran langsung yang melibatkan remaja dan tindakan membuka pakaian. Penonton dapat memberikan hadiah digital yang bernilai uang kepada pembuat konten.

Para karyawan turut mempertanyakan pendapatan yang diperoleh dari konten siaran langsung yang melibatkan anak-anak, meskipun aturan TikTok melarang anak di bawah umur tampil dalam siaran langsung.

Dokumen tersebut juga mengungkap dugaan kelemahan pada fitur perlindungan pengguna di bawah umur. Salah satunya adalah celah pemeriksaan usia yang memungkinkan anak melewati proses verifikasi dengan mendaftar menggunakan akun Facebook, Instagram, atau Google.

Fitur Family Pairing, yang memungkinkan orang tua mengatur pengalaman penggunaan TikTok bagi anak, juga disebut memiliki tautan tersembunyi yang dapat digunakan remaja untuk melepaskan pengawasan tersebut.

Selain itu, laporan internal yang dikutip NPR menyoroti risiko algoritma rekomendasi yang dapat terus menyajikan konten berbahaya, termasuk konten tentang bunuh diri dan tindakan menyakiti diri sendiri.

Menanggapi laporan tersebut, TikTok mengatakan bahwa dokumen yang disorot pengacara penggugat telah dipilih secara selektif sehingga dinilai tidak menggambarkan upaya perusahaan secara utuh.

Juru bicara TikTok menyatakan perusahaan telah menginvestasikan miliaran dolar untuk meningkatkan keamanan dan mengembangkan lebih dari 50 pengaturan keselamatan, privasi, serta keamanan bagi remaja. Perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan pengguna.

SHARE:

OPPO Reno X Siap Tantang Ponsel Flagship

ASUS ProArt P14 dan P16 Resmi Hadir di Indonesia Sasar Kreator Profesional