Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
JAECOO Pamerkan J5 EV dan J8 SHS-P di IIMS Surabaya 2026
SHARE:

Jakarta – JAECOO terus memperkuat ekspansinya di pasar otomotif Indonesia. Merek asal China ini kembali menunjukkan komitmennya dengan berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026.

Pameran tersebut berlangsung pada 27 hingga 31 Mei di Grand City Convention Hall, Surabaya. Dalam kesempatan itu, JAECOO membawa sejumlah model kendaraan elektrifikasi dan hybrid terbarunya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisinya di segmen New Energy Vehicle (NEV) SUV di Indonesia. Pasar SUV elektrifikasi di Tanah Air memang semakin kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.

Mengusung tema “From Classic, Beyond Classic”, JAECOO menghadirkan konsep booth yang menggabungkan desain premium dan teknologi modern. Booth seluas 144 meter persegi tersebut juga menyediakan pengalaman interaktif bagi para pengunjung.

Dalam pameran tersebut, JAECOO menampilkan tiga kendaraan utama. Ketiganya adalah JAECOO J5 EV, JAECOO J7 SHS-P, dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS.

Selain unit display, pengunjung juga dapat mencoba langsung kendaraan tersebut. Fasilitas test drive tersedia selama pameran berlangsung di Surabaya.

JAECOO menegaskan fokus mereka pada pengembangan teknologi Super Hybrid System (SHS) dan kendaraan listrik. Teknologi ini menyasar konsumen urban dengan kebutuhan mobilitas modern.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, mengatakan keikutsertaan di IIMS Surabaya menjadi bagian penting. Langkah ini untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan teknologi NEV kepada masyarakat Indonesia.

“Partisipasi JAECOO di IIMS Surabaya 2026 menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperluas kehadiran brand di Indonesia dan menghadirkan pengalaman otomotif premium yang lebih dekat dengan konsumen,” ujarnya, dalam keterangan resminya Kamis (28/05/2026).

Menurut dia, konsep “co-create” yang diusung JAECOO juga menunjukkan upaya perusahaan. Mereka ingin menghadirkan kendaraan yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini tanpa meninggalkan karakter premium khas merek tersebut.

JAECYO menyebut sepanjang Januari hingga April 2026 perusahaan mencatatkan penjualan ritel sebanyak 10.587 unit. Sementara itu, wholesales mencapai 11.006 unit di pasar Indonesia.

Capaian ini menunjukkan Mobil China terus menguasai pangsa pasar nasional. Data kuartal I-2026 menunjukkan merek asal China menguasai 17,6 persen pasar Indonesia.

Salah satu model yang menjadi sorotan adalah J8 SHS-P ARDIS. SUV tersebut sebelumnya mencatat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai mobil plug-in hybrid dengan jarak tempuh terpanjang di Indonesia.

JAECOO J8 SHS-P ARDIS diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.660 kilometer. Jarak tersebut dapat dicapai dalam satu kali pengisian penuh bahan bakar dan baterai.

Teknologi tersebut menjadi salah satu strategi JAECOO untuk menjawab kebutuhan konsumen. Banyak konsumen mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi namun masih mempertimbangkan fleksibilitas penggunaan jarak jauh.

Kehadiran JAECOO di IIMS Surabaya menambah ketat persaingan pasar SUV elektrifikasi di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar ini semakin ramai diisi merek-merek asal China.

Selain menawarkan teknologi hybrid dan EV, produsen otomotif kini juga berlomba menghadirkan fitur premium. Efisiensi energi serta kemampuan jelajah yang lebih panjang menjadi daya tarik utama bagi konsumen nasional.

Jawa Timur sendiri dinilai menjadi salah satu pasar potensial. Pertumbuhan kendaraan penumpang dan minat terhadap mobil elektrifikasi terus meningkat di wilayah tersebut.

Dengan strategi yang matang dan produk inovatif, JAECOO optimistis dapat terus bersaing. Merek ini juga berkomitmen menghadirkan Mobil Listrik Omoda dan Jaecoo di pasar Eropa sebagai bagian dari ekspansi global.

Selain itu, JAECOO terus berupaya memperbaiki layanan purna jual. Hal ini penting mengingat ada Kasus Jaecoo J5 terkait permintaan biaya tambahan dan penahanan STNK oleh dealer yang perlu ditangani serius.

Ke depannya, JAECOO berencana terus memperkenalkan teknologi SHS dan EV ke lebih banyak kota. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

SHARE: