Jakarta, Technologue.id — Apple resmi mengumumkan iPhone 18 Pro Max dalam ajang "Surprise and Shine" pada Rabu (9/9/2026) waktu setempat. Ponsel ini hadir sebagai model iPhone paling powerful yang pernah dibuat Apple. Menariknya, meski desainnya nyaris identik dengan iPhone 17 Pro Max, perubahan besar justru terjadi di sektor dalam.
Secara visual, iPhone 18 Pro Max memang tampil dengan bodi berukuran sama seperti pendahulunya. Layar Super Retina XDR 6,9 inci dibalut bodi aluminium yang identik. Tinggi, lebar, dan ketebalan kedua perangkat pun persis sama. Perbedaan paling kasat mata hanya terlihat dari pilihan warna dan bobot perangkat.
Apple membekali iPhone 18 Pro Max dengan empat opsi warna, yakni burgundy, black, silver, dan glacier blue. Kehadiran warna black menjadi catatan tersendiri karena opsi ini sempat absen di iPhone 17 Pro Max. Sementara iPhone 17 Pro Max sebelumnya hadir dalam silver, deep blue, dan cosmic orange yang sempat viral.
Dari sisi bobot, iPhone 18 Pro Max tercatat sedikit lebih berat, yakni 8,78 ons dibandingkan 8,22 ons milik iPhone 17 Pro Max. Bobot tambahan ini kemungkinan besar berasal dari baterai berkapasitas lebih besar dan komponen aperture variabel yang baru. Bagi Anda yang penasaran dengan teknologi layarnya, simak ulasan Teknologi Layar iPhone.
Harga Naik Rp100 di Tengah Krisis Memori GlobaliPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max masing-masing dibanderol mulai 1.199 dolar AS dan 1.299 dolar AS. Artinya, kedua model ini mengalami kenaikan harga awal 100 dolar AS dibandingkan model tahun lalu. Kenaikan ini dinilai wajar mengingat adanya krisis memori global yang melanda industri.
Meski begitu, harga menjadi satu-satunya area di mana iPhone 17 Pro masih unggul secara jelas. Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max dijadwalkan mulai 12 September, sebelum peluncuran resmi pada 18 September. Informasi seputar jadwal pre-order sempat menjadi sorotan dalam pemberitaan Jadwal Pre-order iPhone.
Baca Juga:
Inilah pembeda terbesar antara iPhone 18 Pro Max dan iPhone 17 Pro Max. Keduanya memang sama-sama mengusung sistem kamera 48MP Pro Fusion. Di dalamnya terdapat lensa 48MP Fusion Main, 48MP Fusion Ultra Wide, dan 48MP Fusion Telephoto.
Namun, iPhone 18 Pro Max memperkenalkan aperture variabel fisik pada lensa kamera utamanya. Fitur ini memberikan kontrol jauh lebih besar atas pencahayaan dan depth of field. Hasilnya, kualitas foto dan video dipastikan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Selain itu, ada fitur smart focus tracking, efek video cinematic mode, serta peningkatan perekaman video low-light. Apple juga menyematkan fitur autentikasi gambar bernama Apple Reference Image. Fitur ini memverifikasi bahwa sebuah gambar benar-benar diambil oleh kamera iPhone, bukan hasil generasi AI.
Pengguna juga mendapatkan Pro Controls baru yang memungkinkan pengaturan manual aperture lensa, shutter speed, white balance, dan lainnya. Deretan kemampuan ini menegaskan posisi iPhone 18 Pro Max sebagai perangkat serius untuk kebutuhan fotografi dan videografi profesional.
Baterai dengan Peningkatan Terbesar Sepanjang Sejarah iPhoneApple mengklaim iPhone 18 Pro Max memiliki "peningkatan daya tahan baterai terbesar yang pernah ada di iPhone". Perangkat ini mampu bertahan hingga 45 jam pemutaran video dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut enam jam lebih lama dibandingkan pendahulunya.
Peningkatan ini tentu menjadi kabar baik bagi pengguna yang mengandalkan ponsel untuk aktivitas sepanjang hari. Kapasitas baterai yang lebih besar juga menjelaskan mengapa bobot perangkat bertambah. Kombinasi efisiensi chip dan baterai jumbo menjadi nilai jual utama model ini.
Dynamic Island Lebih Kecil, Fungsi Lebih BanyakSecara fisik, cutout pada layar iPhone 18 Pro Max tempat Dynamic Island berada kini lebih kecil. Area sensor tersebut berukuran sekitar 16,57mm, jauh lebih ringkas dibandingkan 20,76mm pada iPhone 17 Pro Max. Perubahan ini mungkin sulit terlihat langsung oleh mata.
Meski ukurannya mengecil, Apple justru mampu menambahkan aktivitas ketiga di dalam fitur Dynamic Island. Artinya, fitur ini kini mengusung konsep 3-in-1 yang lebih fungsional. Menariknya, Dynamic Island 3-in-1 ini hanya tersedia di model iPhone 18 Pro dan Pro Max.
Chip A20 Pro dan Sistem Pendingin BaruPerbedaan terbesar dan mungkin paling kurang diapresiasi terletak pada dapur pacunya. Apple menyebut telah mendesain ulang chipset Silicon mereka sepenuhnya melalui chip A20 Pro. Chip ini diklaim menjadikan iPhone 18 Pro Max sebagai iPhone paling powerful dan paling efisien hingga saat ini.
Selain itu, Apple merombak sistem vapor chamber untuk menjaga suhu iPhone 18 Pro Max tetap stabil. Tujuannya adalah menghadirkan performa termal setinggi mungkin tanpa throttling berlebihan. Langkah ini penting mengingat beban kerja AI yang semakin berat di perangkat.
Chip A20 Pro dirancang pada masa Apple secara bersamaan meluncurkan banyak fitur Apple Intelligence. Salah satunya adalah asisten suara yang didesain ulang total, Siri AI. Kombinasi chip baru dan fitur AI menjadi alasan utama di balik peningkatan performa generasi ini.
Sebagai perbandingan, chipset A19 Pro pada iPhone 17 Pro Max memang masih tergolong sangat kuat. Namun, A20 Pro hadir dengan pendekatan berbeda karena dirancang khusus untuk era AI. Detail lengkap mengenai chip ini bisa dibaca di artikel Chip A20 Pro.
Bagi yang mengikuti perkembangan peluncuran, Apple sebelumnya dikabarkan menjadwalkan acara pada 9 September. Informasi tersebut pernah dibahas dalam artikel Peluncuran iPhone 18 Pro. Kini semuanya terjawab melalui acara "Surprise and Shine" yang digelar di Apple Park.
Secara keseluruhan, iPhone 18 Pro Max menawarkan peningkatan signifikan di sektor kamera, baterai, dan performa. Desain yang nyaris tak berubah menegaskan bahwa Apple kali ini bertaruh pada pengalaman penggunaan. Calon pembeli bisa mulai melakukan pre-order pada 12 September mendatang.