Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Indosat Siagakan 2.500 Teknisi dan AI untuk Kawal Jaringan Mudik 2026
SHARE:

Technologue.id - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal lonjakan trafik telekomunikasi selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026. Operator telekomunikasi ini menyiagakan 2.500 teknisi yang bekerja selama 24 jam penuh. Langkah ini bertujuan menjamin kelancaran komunikasi bagi jutaan pemudik yang akan melakukan perjalanan.

SVP Head of Network Operations Indosat, Raden Tofan, memproyeksikan sekitar 14 hingga 15 juta pelanggan Indosat akan melakukan perjalanan mudik tahun ini. Angka ini merupakan bagian dari prediksi pergerakan nasional yang mencapai 150 juta orang. Jumlah tersebut hampir separuh dari total populasi Indonesia.

"Ini adalah tanggung jawab besar bagi kami. Kami berkomitmen menjaga kesiapan jaringan agar perjalanan beratus-ratus kilometer tetap aman, nyaman, dan terhubung," ujar Tofan di Jakarta, baru-baru ini. Komitmen ini sejalan dengan persiapan operator lain yang juga melakukan uji jaringan mudik di berbagai rute utama.

Berdasarkan analisis data, Indosat memprediksi kenaikan trafik data sebesar 18% pada hari raya Idul Fitri. Pola penggunaan tahun ini diperkirakan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Puncak penggunaan data diproyeksikan terjadi pada H+1 atau H+2 Lebaran.

Masyarakat diperkirakan akan mulai masif mengunggah konten media sosial dan melakukan live streaming. Aktivitas ini terjadi setelah mereka fokus beribadah di hari pertama perayaan. Lonjakan ini memerlukan antisipasi yang matang dari sisi kapasitas jaringan.

Untuk memitigasi lonjakan tersebut, Indosat tahun ini mengandalkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini digunakan untuk mengolah data historis lima tahun terakhir. Tujuannya adalah memberikan hasil prediksi yang lebih presisi untuk alokasi sumber daya jaringan.

"Dulu sebelum ada AI, kami menggunakan spreadsheet dengan akurasi sekitar 70%. Sekarang dengan AI, akurasinya bisa mencapai di atas 95%," kata Tofan. Pernyataan ini menekankan efektivitas teknologi baru dalam perencanaan operasional. Persiapan serupa juga dilakukan oleh jaringan seluler Telkom Grup untuk menghadapi musim mudik.

Sebagai langkah konkret di lapangan, Indosat telah memetakan 797 titik strategis atau Point of Interest (POI). Titik-titik ini diprediksi menjadi pusat keramaian selama periode mudik dan lebaran. Pemetaan mencakup wilayah Jabodetabek, Bogor, Garut, hingga Lampung Tengah.

Perluasan cakupan ini diperkuat dengan penambahan hampir 1.500 site baru dalam setahun terakhir. Ekspansi infrastruktur ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan. Peningkatan serupa juga dilakukan untuk sinyal 5G XLSMART di kota-kota besar.

Bagi pemudik jalur darat, infrastruktur jaringan telah disiapkan di sepanjang 8.000 km jalur transportasi. Cakupan ini meliputi 77 rute utama, baik tol maupun non-tol. Persiapan juga mencakup jalur kereta api lintas provinsi dan area transit.

Selain pengerahan ribuan teknisi, Indosat juga berkolaborasi dengan pemerintah. Kolaborasi ini untuk mendirikan 16 posko siaga bersama di berbagai lokasi strategis. Langkah ini dilakukan untuk memantau kondisi jaringan secara real-time di lapangan.

Melalui program "Ekspedisi Andal", Indosat berharap seluruh pelanggan dapat merayakan momen Idul Fitri. Dukungan konektivitas yang stabil dan mumpuni diharapkan dapat dinikmati di mana pun mereka berada. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam layanan publik.

Kesiapan Indosat ini menjadi bagian penting dari ekosistem telekomunikasi nasional selama mudik. Dengan prediksi pergerakan yang sangat masif, ketahanan jaringan menjadi faktor krusial. Stabilitas koneksi mendukung keamanan, kenyamanan, dan komunikasi para pemudik.

Penggunaan AI menandai evolusi dalam manajemen jaringan telekomunikasi di Indonesia. Teknologi ini memungkinkan prediksi dan mitigasi yang lebih akurat terhadap lonjakan trafik. Hasilnya adalah pengalaman pengguna yang lebih baik selama momen penting seperti lebaran.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Indosat optimistis dapat menghadapi tantangan mudik 2026. Kombinasi sumber daya manusia, teknologi canggih, dan infrastruktur yang diperkuat menjadi modal utama. Harapannya, setiap perjalanan mudik tetap terhubung tanpa kendala berarti.

SHARE:

Meta & NVIDIA Kolaborasi, WhatsApp Bakal Jadi Lebih Pintar dan Privat?

ZTE dan MyRepublic Luncurkan MyRepublic Air, 5G FWA untuk Indonesia Timur